SimpukRakyat.co.id, Mamuju – Kemenparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno membuka secara resmi Manakarra Fair 2022 di Anjungan Pantai Manakarra, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (14/7/2022).
Kegiatan yang masuk dalam kelender Kharisma Event Nusantara Kemenparekraf tersebut akan berlangsung 14-16 Juli 2022.
“Inilah momen kebangkitan ekonomi Sulbar, setelah dua tahun lamanya menghadapi Covid-19,” kata Sandiaga Uno dalam sambutannya, Kamis (14/7/2022) malam.
Tenant UMKM terpasang di kawasan Anjungan Pantai Manakarra Mamuju. Mulai dari usaha makanan, minuman, hingga usaha pernak pernik, tersedia di Anjungan Pantai Manakarra.
Tampak pengunjung memadati pembukaan Manakarra Fair 2022, sambil melihat jajanan kuliner yang tersedia di tenant – tenant UMKM.

Salah satu UMKM dari luar mamuju, Restu, Pimpinan Aneka Sambel Original HDJP berasal dari Kabupaten Maros, Sulsel mengatakan, kegiatan Manakarra Fair sangat membantu pelaku usaha kecil karena menjadi ajang promosi bagi para pelaku UMKM.
“Kehadiran Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno, sangat membantu untuk menaikkan brand para pelaku usaha di Mamuju dan luar mamuju untuk lebih maju dan berkembang,” kata Restu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Barat, Farid Wajdi menjelaskan, Manakarra Fair 2022 merupakan acara yang masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara 2022. Dari 100 event Kharisma Event Nusantara 2022 dua di antaranya terlaksana di Sulawesi Barat.
“Kita berharap Manakarra Fair 2022 bisa menawarkan ragam produk pariwisata yang mampu menarik para pelancong dari berbagai daerah,” harap Farid.
Founder Manakarra Fair, Veronica Wijaya menjelaskan, dalam event ini akan menghadirkan ragam kegiatan, mulai dari event kebudayaan, fashion, UMKM, musik, e-sport, dan motor contest.
“Targetnya tidak muluk-muluk, kami memang mau menghadirkan orang dari luar, supaya Mamuju lebih dikenal,” ujar Veronica.
“Tahun ini ada sekitar 200 brand UMKM yang mendaftar di Manakarra Fair. Namun, setelah melalui proses kurasi, akhirnya ada sekira 75 brand yang diterima untuk berjualan,” tutup Veronica.


Tinggalkan Balasan