SimpulRakyat.co.id, Makassar – Salah seorang dosen Fisip Unismuh Makassar, Haerana,  Kamis (26/11/2020) berhasil meraih gelar doktor administrasi publik dengan predikat cum laude dengan IPK 3,93 di PPs-UNM.

Dia berhasil mempertahankan disertasinya, berjudul, Inovasi Pelayanan Publik Berbasis One Agency One Innovation di Dinas Kesehatan Kota Makassar (Studi Tentang Inovasi Home Care dan Longset).

Penyusunan disertasi dibimbing, Promotor, Prof Dr Haedar Akib dan Kopromotor, Prof Dr Heri Tahir. Sidang promosi dipimpin, Prof Dr Baso Jabu.

Hadir penguji eksternal, Dr Muhammad Yunus, dan penguji, internal, Dr Muhammad Guntur dan Ketua S3 Administrasi Publik PPs-UNM, Prof Dr Rifdan.

Simpulan dari disertasinya menyebutkan, implementasi One Agency One Innovation berjalan dengan baik, hal ini ditunjukkan capaian produk inovasi dimiliki oleh Kota Makassar sebanyak 181 inovasi tetapi tidak semua produk inovasi tersebut sukses dalam pelaksanaannya.

“Inovasi Home Care berimplikasi terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan keluarga sedangkan Inovasi Lorong Sehat berimplikasi terhadap penurunan kualitas layanan kesehatan lingkungan, hal ini terjadi karena kedua inovasi tersebut berbeda dalam sistem penanganan,” tegasnya.

lanjut dikatakan, inovasi Home Care mendapat dukungan dana, regulasi dan pembaruan sistem sedangkan inovasi Lorong Sehat, statusnya hanya sekedar inovasi tanpa ada dukungan apapun sehingga program tersebut di sejumlah titik lorong berhenti atau tidak dijalankan lagi oleh pelaksana.

“Layanan publik yang memiliki sistem penanganan yang baik akan berhasil meningkatkan kualitas layanan publik, untuk itu suatu inovasi memerlukan petugas pelaksana yang cukup, komitmen petugas pelaksana dalam kontinuitas program yang dijalankan,” tandasnya.

Dikatakan pula, penanggung jawab harus memiliki kemampuan dalam penerimaan kegagalan atas program yang dijalankan untuk kemudian dapat melakukan evaluasi program inovasi, ketersediaan anggaran dan regulasi agar inovasi yang diciptakan tepat sasaran maka membutuhkan partisipasi masyarakat dalam proses penciptaan.

One Agency One Innovation dicanangkan pemerintah Indonesia 2014 bertujuan percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik telah berhasil mendorong setiap instansi pemerintah daerah menciptakan inovasi.

Tetapi banyaknya inovasi diciptakan tidak serta merta menaikkan peringkat Organisasi Perangkat Daerah Kota Makassar tentang kepatuhan atas pelaksanaan standar pelayanan publik, yang saat ini berada pada kategori “sedang” dengan nilai hanya 68,81 persen.

Haerana dosen tetap di Prodi Ilmu Administrasi Negara Fisip Unismuh Makassar. Lahir di Makassar, 29 Desember 1979. Alumni S1 Administrasi Negara Unhas 2002. S2 Administrasi Pendidikan 2011.

Dekan Fisip Unismuh Makassar, Dr. Hj. Ihyani Malik, S.Sos, M.Si saat memberi testimoni singkat mengatakan, sosok Dr Haerana adalah salah seorang dosen muda yang cukup inovatif dan kreatif.

Ketua Prodi S1 Administrasi Negara Fisip Unismuh Makassar, Nasrul Haq menambahkan, Dr Haerana merupakan doktor ke-21 di prodi administrasi negara.

Turut hadir dalam promosi itu, Dekan Fisip Unismuh Makassar, Dr Hj Ihyani Malik, Wakil Dekan 1, Dr Burhanuddin, Wakil Dekan III Dr H.Samsir Rahim.

Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan, Dr Nuryanti Mustari, Kaprodi Administrasi Negara, Nasrul Haq, Ketua Prodi S2 Agrobisnis PPs-Unismuh Makassar, Prof Dr Saefuddin, dan beberapa dosen, di antaranya Dr Amir Muhiddin, Dr Muhammad Yahya, dan Adnan Ma’ruf. (Ulla/Din).

Editor : Nasution