SimpulRakyat.co.id, Polman – Entah setan apa yang merasuki pikiran AR (19), pemuda  warga Kabupaten Polewali Mandar (Polman) itu, tega menganiaya ibu kandungnya sendiri ST (38) hingga menderita sejumlah luka lebam.

Perbuatan tak manusiawi itu terjadi di Desa Banato Rejo, Kecamatan Tapango, Sabtu siang (22/08/20), sekira pukul 12:00 Wita. AR diduga menganiaya ibunya diduga dipicu soal sepele, yakni permasalahan mobil.

Kanit Reksrim Polsek Tapango IPDA Basroi mengatakan, peristiwa bermula ketika pelaku meminta korban, agar menelpon showroom tempatnya membeli mobil, agar mobilnya diganti karena rusak

“Pelaku diduga kesal, lantaran korban memberi jawaban kalau showroom mobil sedang libur,” kata Basroi kepada wartawan melalui pesan singkat.

Lanjut diterangkan, karena tidak terima alasan korban, tersangka langsung mengamuk dan melempar ibunya memakai botol pilox.

“Setelah dilempar oleh pelaku, korban langsung kabur dan mengamankan diri di rumah tetangganya. Namun AR tetap mengejar lalu memukul korban dengan besi gorden,” tambah dia.

“Namun pelaku tetap mengejar korban. Bahkan di rumah tetangga, pelaku langsung memukul korban menggunakan besi gorden, mengakibatkan korban pingsan,” terang Basroi.

Usai menganiaya korban, pelaku diketahui langsung melarikan diri dan bersembunyi di rumahnya. Korban pun setelah sadar langsung melaporkan AR ke pihak kepolisian.

“Karena merasa keberatan, setelah sadarkan diri, korban langsung mendatangi Polsek Tapango untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya,” pungkas Basroi.

Setelah menerima laporan korban, Polisi bergerak cepat mengamankan pelaku. Barang bukti besi yang dipakai menganiaya ibunya juga disita sebagai barang bukti. (*)