Demo di Kejati Sulsel, GAM Sorot Kasus Dugaan Pembunuhan di Bantaeng

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Makassar – Puluhan mahasiswa dari Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) kembali melakukan unjuk rasa di Depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan di Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar, Rabu (15/7/2020).

Aksi kali ini, GAM menyorot penanganan perkara dugaan penganiayaan yang mengakibatkan kematian terhadap Alm Sugianto (23) pada 8 November 2019 lalu di Pos Polisi Bantaeng.

Baca Juga

Hal tersebut telah dilaporkan secara resmi di Mapolda Sulsel pada 19 November 2019 dengan LP B/417/XI/2019/SPKT Polda Sulsel.

Koordinator aksi GAM, Upe dalam orasinya, mendesak pihak Kejati Sulsel bekerja sesuai Peraturan Jaksa Agung (PERJA) No PER-036/A/JA/09/2011 tentang standar operasional prosedur penanganan perkara tindak pidana umum.

“Kejati Sulsel segera melakukan P21 berkas perkara yang diduga yang melibatkan oknum Polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka pengadilan,” teriak koordinator aksi.

Sementara itu, Irwan mewakili Kasi Penkum Kejati Sulsel saat menemui demonstran mengatakan, bahwa sejak terbitnya Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) berkas perkaranya belum dilimpahkan ke Kejati Sulsel.

“Kami belum menerima berkas perkara dari Polda Sulsel selaku penyidik kasus kematian Alm Sugianto yang terjadi di Kabupaten Bantaeng tahun 2019 lalu,” terang dia.

Kendati demikian, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Polda Sulsel untuk segera mengirim berkas perkara tersebut, namun sampai sekarang belum ia terima.

“Jadi kami belum teliti berkas tersebut dan kami belum bisa P21 kasus itu, Silahkan adik-adik GAM pertanyakan di Polda Sulsel,” ucap Irwan di depan massa demonstran.

Setelah mendapat penjelasan dari pihak Kejati Sulsel, GAM akhirnya membubarkan diri, dikawal pihak Polsekta Panakkukang Makassar.

Terkait hal itu, demonstran berjanji dalam waktu dekat ini akan berunjukrasa di Mapolda Sulsel, menindaklanjuti kasus tersebut Sebagaimana apa yang disampaikan pihak Kejati.

Diketahui, berdasarkan hasil Visum er refertum dari RSUD Bantaeng, alm Sugianto meninggal dunia dengan dugaan terkena benda tumpul. (*)

Disarankan Untuk Anda :