SimpulRakyat.co.id, Merauke – Sekalipun belum resmi diumumkannya tahapan Pemilukada Kabupaten Merauke, namun beberapa bakal calon (Balon) telah memasang strateginya masing-masing.

Begitu pula halnya dengan Hendrikus Dinaulik yang biasa disapa Kaka Hengky. Saat ditemui di kediamannya, Hengky menyatakan keprihatinannya terhadap pembangunan daerah, dimana tatanan adat istiadat makin dilupakan.

“Melihat pembangunan daerah yang tidak sejalan dengan tatanan hidup masyarakat adat tanah ini, saya merasa terpanggil sebagai putra daerah tanah ini, untuk maju bersaing merebut kursi kepemimpinan daerah ini,” katanya disela-sela kedibukannya.

Lebih lanjut Hengky mengatakan bahwa, visinya adalah “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Merauke yang Berkarakter, Mandiri, Berintegritas, Adil dan Sejahtera”.

Selain itu, misi yang diprioritaskan adalah gerbang pemberdayaan wilayah kampung, wilayah kota dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang disingkat dengan sebutan 3-G Aku atau 3 Gerbang Animhaku.

Saat dikonfirmasi dengan Paulinus N. Balagaize seorang tokoh masyarakat adat yang juga menjabat sebagai Bamuskam Kampung Onggari Distrik Malind mengakatakan bahwa, “Tatanan adat istiadat dan tradisi kita ini hampir punah. Kami berharap bupati kita yang baru bisa lihat hal ini. Dan menurut saya Adik Hengky sangat cocok jadi bupati kita, karena punya jiwa kepemimpinan dan juga mau mengangkat kembali tradisi-tradisi kita yang hampir hilang,” ungkapnya ke media ini, Selasa (6/8/2019).

Senada dengan pernyataan tersebut, Suparyono yang juga tokoh masyarakat dari Kampung Salor Indah mengatakan,”Kami terbuka bagi siapa saja, apa lagi putra Marind yang mau maju, tetapi kami mau yang punya hati untuk kami masyarakat kecil. Bapak Hengky bisa dan punya karakter seorang pemimpin, semoga besok beliau bisa lolos jadi bupati kita,” harap dia.

Lanjut Suparyono, masyarakat daerah yang tinggal di kampung- kampung pingin siapa saja yang mau maju mencolonkan diri harus berkomitmen karena masyarakat tidak butuh janji tetapi butuh hasil pekerjaan untuk kesejahteraan bersama.

Reporter: S Atbar