SimpulRakyat.co.id, Halmahera Selatan – Pernyataan Sekertaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Adi Hi Adam di media beberapa hari lalu, kini menjadi pembicaraan hangat di masyarakat.

Pernyataan tersebut menilai Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dispora Halsel, Frans Fofoki tidak memahami Tupoksi.

Pernyataan itu menuai reaksi dari kalangan masyarakat, salah satunya datang dari Ikatan Canga Muda (ICM) Halsel.

ICM Halsel melalui Juru Bicara, Rinaldo Dogowini, kepada media ini mengatakan bahwa sekertaris KONI Halsel terlalu “lebay” dan memaksa Bupati Halsel Bahrain Kasuba untuk mencopot Frans Fofoki dari jabatannya.

“Menyikapi statmen yang disampaikan oleh sekretaris KONI Halsel Adi Hi Adam, Ikatan Canga Muda Halsel menilai Adi terlalu lebay, memaksa Bupati Bahrain Kasuba untuk mencopot Frans Fofoki dari Kabid Olahraga dengan alasan Frans Fofoki tidak koperatif dalam persiapan menyambut Porprov tahun 2019 yang diselenggarakan di Halsel,” kata Rinaldo, ketika dihubungi melalui telepon, Kamis (29/8).

Apalagi, lanjutnya, soal sukses dan tidaknya menyambut Porprov bulan November nanti, tidak semata-mata bergantung pada kepala bidang olahraga itu sendiri, tetapi perlu melibatkan elemen terkait dalam agenda tersebut.

Dogowini menambahkan, Bupati memang perlu mengevaluasi Kabid Olahraga apabila benar terbukti. Dikhawatirkan hal tersebut hanya untuk menyerang personal Frans Fofoki.

“Bupati Bahrain Kasuba perlu mengevaluasi kepala bidang olahraga, apabila benar benar terbukti sesuai tuduhan yang dilontarkan oleh Adi Hi Adam, akan tetapi, jangan sampai ini hanya menjadi skenario untuk menyerang pribadi Frans Fofoki,” tandasnya.

Menurutnya, Frans Fofoki telah membuktikan kinerjanya. Salasatunya bisa dilihat dalam menyelesaikan hajatan Football Bupati Cup dan Vollybal Wakil Bupati Cup antar desa dan kegiatan ini terlaksana dengan baik.

Penulis : Engel