SimpulRakyat.co.id, Luwu – Sebanyak 122 personil Polres Luwu diterjunkan dalam rangka pengamanan aksi unjukrasa yang akan dilakukan Pelajar dan Mahasiswa di gerbang utama PT BMS, di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Bua, pada Rabu, (19/3) siang.
Personil Polres Luwu tersebut merupakan gabungan dari anggota Polsek, satuan lalu lintas, satuan Reskrim, Shabar, maupun Satintelkam.
Menurut Kasi Humas Polres Luwu, AKP Yakobus jika pasukan akan ditugaskan di dua titik, yakni kantor DPRD Luwu, dan Gerbang Utama PT BMS.
“Personil diturunkan di 2 tempat, penjagaan dimulai jam 9.00 hingga aksi demonstrasi selesai. tidak ada peralatan khusus, ini hanya pengamanan biasa. Peralatan khusus itu baru diturunkan jika ada peningkatan eskalasi,” kata Yakobus.
Untuk diketahui Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Luwu Raya (AMDAL) bakal menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di dua lokasi yakni, di Depan Perusahaan PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) dan di Depan Kantor DPRD Kabupaten Luwu pada hari ini.
Hal tersebut sebagai puncak gelombang protes dari berbagai organisasi, setelah insiden Meninggalnya seorang karyawan PT BMS pada Selasa, 11 Maret lalu.
Jendral lapangan AMDAL, Juan Taulinggi mengungkapkan jika hasil konsolidasi yang dilakukan sejak Senin, 17 Maret hingga dini hari tadi, menyimpulkan 5 poin tuntutan yang akan di suarakan.
“Evaluasi SMK3 dan transparansi hasil investigasi Fatality, Transparansi tenaga kerja asing dan tenaga kerja lokal, Stop segala bentuk pelecehan seksual di lingkup BMS, Evaluasi AMDAL PT BMS, dan hentikan proses produksi PT BMS untuk sementara,” ungkap Juan, Selasa (18/3).


Tinggalkan Balasan