SimpulRakyat.co.id, Manokwari – Kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel) terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan lomba dalam ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat.
Memasuki hari kedua di Manokwari, Kamis (18/6/2026), sejumlah peserta mengikuti latihan intensif dan orientasi panggung di lokasi yang akan digunakan untuk perlombaan.
Kelompok yang menjalani latihan antara lain Vokal Grup utusan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Tana Toraja, Paduan Suara Anak LPPD Kota Palopo, serta peserta kategori Solo Anak dan Solo Remaja Pemuda Puteri.
Sebagian peserta berlatih di Gedung Serbaguna Kompleks Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Barat. Sementara itu, tim Paduan Suara Anak memanfaatkan ruang di asrama tempat mereka menginap sebagai lokasi latihan tambahan.
Di sela-sela kegiatan persiapan, Kontingen Sulsel menerima kunjungan pengurus Ikatan Keluarga Toraja Perempuan (IKT-P) Manokwari.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua IKT-P Manokwari Martha Tasik bersama Sekretaris Orpa Pamirring, Wakil Sekretaris Ice Sampebunga, dan Wakil Bendahara Yuliana Rangan.
Kedatangan mereka disambut Ketua LPPD Sulsel Pdt. Adrie O. Massie dan Ketua Panitia Pemberangkatan Kontingen Sulsel Alfred CB.
Dalam kunjungan tersebut, para pengurus IKT-P berkesempatan menyaksikan langsung proses latihan para peserta yang akan mewakili Sulawesi Selatan pada berbagai kategori lomba.
Martha Tasik mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan moral bagi kontingen Sulsel yang akan berlaga di tingkat nasional.
“Kami datang untuk mempererat tali persaudaraan dengan bapak, ibu, dan adik-adik sekalian yang berasal dari kampung halaman yang sama. Kehadiran kontingen Sulsel di Manokwari menjadi kebanggaan bagi kami yang berada di tanah rantau,” ujar Martha.
Sementara itu, Sekretaris IKT-P Manokwari, Orpa Pamirring, berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal dan menjaga kondisi kesehatan selama mengikuti rangkaian kegiatan Pesparawi.
“Dalam setiap kompetisi tentu ada menang dan kalah. Namun kami berharap seluruh peserta dapat memberikan penampilan terbaik dan tetap menjaga kesehatan selama mengikuti perlombaan,” kata Orpa.
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari diikuti kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia dan menjadi ajang pengembangan seni musik gerejawi sekaligus mempererat persaudaraan antarumat Kristen di Tanah Air. (James)


Tinggalkan Balasan