SimpulRakyat.co.id, Manokwari – Rombongan pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, serta kelompok terbang (kloter) ketiga kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Sulsel tiba di Bandar Udara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (20/6/2026).

Rombongan yang menumpang maskapai Super Air Jet IU 221 itu menempuh perjalanan udara selama sekitar 2,5 jam sebelum mendarat dengan selamat di Manokwari.

Setibanya di Papua Barat, mereka disambut oleh jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat, pemerintah daerah setempat, Kanwil Kemenag Papua Barat, serta pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Papua Barat melalui prosesi adat penyambutan.

Dalam prosesi tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel H. Aminuddin menerima penyematan Mahkota Papua. Sementara Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Sulsel Hj Saidah Ali Yafid disematkan noken, tas rajut tradisional yang menjadi salah satu simbol budaya Papua.

Penyambutan serupa juga diberikan kepada Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Ekonomi Kerakyatan Dr. Since Erna Lamba serta Ketua PGIW Sulselra Pdt. Yohanis Metris yang turut mendampingi kontingen Sulawesi Selatan.

Aminuddin mengapresiasi sambutan yang diberikan pemerintah daerah dan panitia penyelenggara kepada rombongan Sulsel.

“Kami sangat mengapresiasi penerimaan yang luar biasa ini. Sejak awal mendarat, suasana persaudaraan sangat terasa dan menjadi motivasi bagi kontingen Sulawesi Selatan untuk memberikan yang terbaik di ajang Pesparawi,” ujar Aminuddin.

Menurut dia, pelayanan yang diberikan sejak kedatangan hingga proses penyambutan menunjukkan kesiapan Papua Barat sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.

Sementara itu, Ketua DWP Kanwil Kemenag Sulsel Hj. Saidah Ali Yafid mengaku terkesan dengan prosesi adat yang diberikan kepada rombongan.

“Kami merasa diterima dengan baik. Penyematan noken dan prosesi adat yang kami ikuti menjadi pengalaman berharga untuk mengenal budaya Papua lebih dekat,” katanya.

Kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel dan Kanwil Kemenag Sulsel di Manokwari merupakan bentuk dukungan kepada kontingen Sulawesi Selatan yang akan mengikuti sembilan kategori lomba dalam Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.

Adapun rombongan kloter ketiga yang tiba bersama para pejabat tersebut juga membawa sekitar 60 personel utusan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Luwu Timur. Mereka terdiri atas peserta, pelatih, ofisial, dan pengurus LPPD Luwu Timur.

Setelah mengikuti penyambutan di Bandara Rendani, rombongan menuju markas kontingen Pesparawi Sulsel di kompleks Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Barat.

Di lokasi tersebut, mereka disambut dan dijamu sarapan pagi oleh pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Manokwari bersama Ikatan Perempuan Toraja (IPT) Manokwari. (James)