SimpulRakyat.co.id, Gowa – Di balik dinding ruang tahanan yang biasanya identik dengan suasana kaku, dingin, penuh ketegangan, dan kesendirian, nuansa berubah menjadi sangat hangat dan penuh empati pada Jumat (22/5/2026) siang.

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gowa menggelar kegiatan bertajuk “Jumat Berkah”, sebuah momen spesial di mana personel kepolisian dan warga binaan duduk bersama, berbagi hidangan makanan, serta berbincang dari hati ke hati tanpa ada jarak pemisah.

Kegiatan penuh makna ini dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Gowa, IPTU Firman, S.H., M.H. Beliau hadir tidak hanya sekadar dalam kapasitas sebagai pimpinan, melainkan juga berperan sebagai pendengar yang baik sekaligus motivator bagi para penghuni ruang tahanan. Tanpa sekat jabatan maupun perbedaan status hukum, IPTU Firman menyapa satu per satu tahanan, mendengarkan cerita dan keluh kesah mereka, serta memberi dorongan moral yang kuat agar mereka tidak pernah kehilangan harapan untuk bangkit dan memulai hidup baru yang lebih baik.

“Ini bukan sekadar makan bersama atau kegiatan seremonial biasa. Ini tentang mengingatkan mereka bahwa meski saat ini sedang dalam proses hukum dan menjalani masa pembinaan, mereka tetaplah manusia yang utuh, manusia yang berharga. Mereka punya harga diri, mereka punya masa depan, dan mereka masih sangat layak mendapat kesempatan kedua untuk memperbaiki diri,” ujar IPTU Firman dengan nada bicara yang lembut namun penuh ketegasan makna.

Bagi para warga binaan, kehadiran sosok polisi yang ramah, bersahabat, dan penuh perhatian ini menjadi obat penawar yang sangat berharga atas rasa terasing dan terpinggirkan yang selama ini mereka rasakan. Beberapa di antaranya bahkan tampak menahan haru dan linangan air mata, menyadari bahwa di tengah keterbatasan dan hukuman yang sedang dijalani, masih ada orang-orang yang peduli, memahami, dan percaya sepenuhnya pada potensi perubahan diri mereka.

Kegiatan sederhana namun mendalam ini dirancang bukan hanya sekadar untuk memenuhi kebutuhan fisik semata, melainkan lebih jauh lagi untuk menyentuh aspek psikologis, batin, dan spiritual para warga binaan. Melalui pendekatan kemanusiaan yang tulus ini, Satresnarkoba Polres Gowa ingin menanamkan benih-benih kesadaran bahwa sebuah kesalahan di masa lalu bukanlah akhir dari segalanya, melainkan pelajaran berharga yang harus diperbaiki. Bahwa kembali ke tengah masyarakat nanti bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari lembaran baru yang harus dijalani dengan lebih bijak.

Harapan besar yang ingin ditanamkan melalui kegiatan ini adalah, setelah mereka bebas nanti, para mantan warga binaan ini bisa kembali menjadi bagian dari komunitasnya, menjadi warga negara yang jauh lebih bijaksana, lebih bertanggung jawab atas setiap tindakan, dan sepenuhnya bersih dari jeratan narkoba maupun pelanggaran hukum lainnya.

Melalui kegiatan “Jumat Berkah” ini, Polres Gowa kembali membuktikan kepada masyarakat luas bahwa penegakan hukum tidak harus selalu kaku, keras, dan dingin. Terkadang, sentuhan kecil seperti sepiring nasi hangat, senyum tulus, dan obrolan yang penuh kasih sayang justru menjadi kunci ampuh untuk membuka pintu hati yang selama ini tertutup, mengubah pandangan, dan membangun kesadaran yang lebih mendalam demi masa depan yang lebih baik.