SimpulRakyat.co.id, Makassar – Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) mendorong penguatan jejaring alumni melalui pembentukan Badan Otonom (Batom) bidang olahraga.

Inisiatif ini dimotori komunitas Unhas Football Club (UFC) yang tengah melakukan konsolidasi internal untuk membentuk wadah bersama bernama Unhas Football Community.

Pembahasan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal pada Sabtu (4/4/2026) di Makassar.

Dalam pertemuan itu, alumni lintas fakultas menyepakati bahwa Batom olahraga tidak hanya berfokus pada sepak bola, tetapi juga mencakup mini soccer dan futsal.

Tokoh alumni Fakultas Hukum Unhas angkatan 1985, Chaerul Amir, mengatakan pembentukan wadah ini bertujuan memperkuat silaturahmi sekaligus membuka ruang kolaborasi berbasis minat olahraga.

“Harapannya, Unhas Football Community bisa menjadi sarana mempererat jejaring alumni melalui kegiatan yang positif dan sportif,” ujar Chaerul.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat kepengurusan definitif Batom Olahraga akan disusun melalui tim formatur yang mewakili sejumlah fakultas.

Komposisi pengurus akan melibatkan perwakilan dari berbagai fakultas, termasuk Teknik, Hukum, Pertanian, Peternakan, dan lainnya, guna menjaga prinsip inklusivitas.

Menurut Chaerul, berkas kepengurusan ditargetkan segera diajukan ke pengurus pusat IKA Unhas untuk memperoleh pengesahan.

Selain pembentukan struktur organisasi, Batom olahraga juga menyiapkan agenda kegiatan, salah satunya Turnamen Sepak Bola IKA Unhas AAS edisi kedua yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.

Turnamen tersebut sebelumnya direncanakan digelar pada April, namun mengalami penyesuaian jadwal.

“Kami berharap setiap fakultas dapat segera memastikan partisipasinya agar turnamen berjalan lebih kompetitif,” kata Chaerul.

Ia juga menyebutkan, ke depan pihaknya berencana menggelar turnamen antar-ikatan alumni perguruan tinggi se-Indonesia.

Sementara itu, Ketua Batom Olahraga terpilih, Azhari Sirajuddin, menyatakan komitmennya untuk menjadikan organisasi ini sebagai ruang silaturahmi yang aktif melalui kegiatan olahraga.

“Ini bukan sekadar jabatan, tetapi bentuk pengabdian untuk mempererat kebersamaan alumni,” ujarnya.

Perwakilan PP IKA Unhas, Soewarno Sudirman, mengapresiasi pembentukan Batom olahraga tersebut. Menurut dia, wadah ini terbuka bagi seluruh alumni yang memiliki minat pada olahraga sepak bola dan turunannya.

Dukungan juga datang dari alumni lintas generasi, termasuk Yasidin, yang menilai kepemimpinan Azhari sebagai langkah tepat untuk mengembangkan kegiatan olahraga di lingkungan IKA Unhas.

Ia berharap Batom olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan dan penguatan jejaring alumni. (James)