SimpulRakyat.co.id, Takalar – Ketua Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Kabupaten Takalar, Aimal Situru, menjadi pemateri keempat dalam Pelatihan Dasar Jurnalistik OSIS UPT SMAN 5 Takalar yang digelar di Aula Wisata Pantai Sampulungan, Galesong Utara, Sabtu (22/11/2025).
Di hadapan puluhan pelajar, Aimal menekankan pentingnya memahami proses publikasi berita di media digital.
Dalam paparannya, Aimal menjelaskan bahwa jurnalisme digital kini bergerak cepat dan menuntut ketepatan sekaligus tanggung jawab etis. Ia mengingatkan bahwa jurnalis pelajar harus mampu memenuhi kebutuhan informasi publik tanpa mengabaikan proses verifikasi.
“Berita yang cepat itu penting, tetapi berita yang akurat jauh lebih penting. Pelajar harus menanamkan etika sejak awal agar tidak terjerumus pada praktik misinformasi,” ujar Aimal.
Dia kemudian memaparkan teknik dasar publikasi berita, mulai dari menentukan angle, menyusun judul yang relevan dan mudah ditemukan mesin pencari, hingga memahami karakter pembaca media online.
Menurut dia, penguasaan teknik tersebut akan membuat pelajar mampu menghasilkan tulisan yang informatif dan kompetitif di ruang digital.
Aimal juga menyoroti perkembangan jurnalisme online yang semakin padat oleh berbagai media dan kanal distribusi. Karena itu, pelajar didorong untuk tidak sekadar mampu menulis, tetapi juga memahami strategi penyebaran konten di platform digital.
“Menulis itu satu hal, tetapi bagaimana berita dipublikasikan, disebarkan, dan dibaca oleh khalayak luas adalah kemampuan lain yang harus dikuasai,” tuturnya.
Pada akhir sesi, Aimal mengapresiasi antusiasme peserta yang tetap aktif mengikuti materi hingga selesai. Ia berharap pelajar dapat menekuni dunia jurnalistik dengan tetap berpegang pada etika, keakuratan data, dan objektivitas.
“Generasi pelajar hari ini adalah calon jurnalis masa depan. Dengan bimbingan yang benar, mereka dapat menjadi bagian dari ekosistem media yang sehat,” kata Aimal.
Sebagai penutup, panitia menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Aimal atas kontribusinya dalam memberikan edukasi jurnalistik digital kepada peserta pelatihan.


Tinggalkan Balasan