Makassar, Simpulrakyat.co.id – Lembaga pemeringkatan dunia Times Higher Education (THE) resmi merilis World University Rankings (WUR) 2026 pada Kamis (9/10/2025). Sebanyak 35 perguruan tinggi di Indonesia masuk dalam daftar tersebut dari total 2.191 universitas di 115 negara dan wilayah.
THE WUR 2026 mengukur kinerja perguruan tinggi global yang berdasarkan aspek pengajaran (bobot 29,5%), penelitian (29%), transfer pengetahuan yang berjalan (30%), industri (4%)dan pandangan internasional (7,5%). Total 18 indikator kinerja digunakan pada aspek-aspek ini.
Dari data tersebut, Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar tergerus dari posisi sebelumnya (THE WUR 2025) di peringkat 9 turun ke peringkat 12 nasional disalip oleh Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang kini menduduki peringkat 11.

Penurunan peringkat Unhas dinilai sebagai sebuah kemunduran bagi sejumlah kalangan Alumni dan Civitas Unhas Sendiri, apalagi di masa masa pemilihan jabatan Rektor Unhas,
“Sebagian besar alumni Unhas dari lintas fakultas cukup sedih dengan situasi ini dan berharap pada pemilihan Rektor Unhas tahun ini, akan menghasilkan pemimpin yang dapat meningkatkan kualitas dan memberikan warna baru bagi kemajuan Unhas.” ucap Hudel Almuni Fak. Teknik Unhas kepada Wartawan, Kamis (16/10/2025).
Perubahan ini mencerminkan tantangan serius dalam sektor pengajaran dan riset. Kehilangan posisi bukanlah akhir dari segalanya. Disalipnya Unhas oleh UHO Kendari bisa menjadi pemicu introspeksi dan perubahan bagi Unhas untuk bangkit kembali.
Sementara, Alumni Ekonomi Unhas Aco mengatakan Unhas harus menggali lebih dalam, memperbaiki fondasi, dan menemukan strategi yang akan mengembalikannya ke jalur kemenangan. “Saatnya menulis bab baru dalam sejarah kampus ini.” tandasnya.
Salah seorang Alumni Fak. Hukum Unhas Muhammad menuturkan, sejarah mencatat Perguruan Tinggi terbesar di pulau Celebes ini telah menorehkan banyak prestasi gemilang di masa rektor sebelumnya.
Salah satunya adalah Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A yang menjabat sebagai Rektor Universitas Hasanuddin, Makassar pada periode 2014 hingga 2022. Namanya tercatat sebagai rektor perempuan pertama di universitas terbesar di Indonesia Timur itu.
Di akhir kepemimpinan Prof. Dwia Ariestina Pulubuhu, Unhas menorehkan prestasi gemilang di 2022, mengukuhkan posisi Unhas di peringkat ke-9 nasional dan band global 1201+.
“Prof Dwia berhasil pertahankan nama baik Unhas sampai pidah tangan ke rektor berikutnya.” imbuhnya.
“Semoga pemilihan ditingkat Senat Akademik dan di tingkat Majelis Wali Amanah bisa mewakili suara civitas akademika Unhas yang menginginkan prof budu rektor baru Unhas berikutnya.” harapnya. (Ilho)


Tinggalkan Balasan