SimpulRakyat.co.id, Jeneponto – Pihak SDN 8 Bangkala Barat memberikan klarifikasi terkait beredarnya video di media sosial yang menampilkan makanan diduga berasal dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dalam kondisi berulat. Pihak sekolah menegaskan, informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan.

Kepala SDN 8 Bangkala Barat, Anshar Ashari, menyampaikan klarifikasi itu melalui sebuah video singkat yang juga beredar di media sosial pada Sabtu (25/10/2025).

Dia menegaskan bahwa video yang ramai dibicarakan masyarakat bukan berasal dari lingkungan sekolahnya.

“Video yang beredar itu tidak benar atau hoaks. Kami sangat dirugikan dengan adanya informasi tersebut,” ujar Anshar saat ditemui awak media di kediamannya, Sabtu siang.

Menurut Anshar, pihak sekolah selama ini melakukan pemeriksaan rutin terhadap makanan MBG sebelum dibagikan kepada para siswa. Ia memastikan tidak ada makanan dalam kondisi tidak layak yang diberikan kepada anak-anak.

“Setiap kali makanan diantar oleh petugas MBG, kami selalu melakukan pemeriksaan intensif. Tidak mungkin makanan seperti itu diberikan kepada siswa kami,” tegasnya.

Dia juga menyebut telah menelusuri asal video yang beredar tersebut dan memastikan tidak ada guru maupun petugas sekolah yang membuat atau menyebarkannya.

“Terkait video itu, kami sudah mengonfirmasi kepada seluruh guru dan petugas di sekolah. Kami pastikan video tersebut bukan berasal dari sekolah kami,” katanya menambahkan.

Anshar berharap masyarakat Jeneponto, termasuk media daring, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta agar pemberitaan ke depan lebih mengedepankan klarifikasi dan data yang akurat.

“Dengan adanya klarifikasi ini, kami berharap masyarakat dapat meluruskan pemberitaan di media sosial dan tidak lagi menyebarkan kabar yang tidak benar,” tandasnya.

Pihak sekolah menegaskan, video klarifikasi yang disampaikan dibuat atas kesepakatan internal sekolah tanpa tekanan atau intervensi dari pihak mana pun.