SimpulRakyat.co.id, Jeneponto – Ratusan warga bersama sejumlah organisasi kepemudaan menyegel Kantor Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Jeneponto, Senin (29/9/2025).

Aksi ini dipicu kekecewaan terhadap pengelolaan PKH yang dinilai bermasalah dan tidak tepat sasaran.

Massa memasang spanduk besar di depan kantor bertuliskan tuntutan pencopotan Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Jeneponto serta seluruh pendamping PKH.

Mereka menilai pengelola program gagal menjalankan tugas dan tidak mendengar keluhan masyarakat.

“PKH ini adalah hak masyarakat miskin, bukan untuk diselewengkan. Kalau tidak becus bekerja, lebih baik mundur,” tegas salah seorang warga yang ikut aksi.

Robi Subarga, salah satu peserta aksi, menyebut penyegelan dilakukan karena berbagai keluhan sebelumnya tidak direspons memadai.

Menurut dia, dugaan penyalahgunaan hingga potongan bantuan bagi keluarga penerima manfaat (KPM) telah lama menjadi keresahan warga.

“Kami segel kantor ini sampai ada tindakan nyata dari pemerintah. Jangan biarkan masyarakat kecil terus dirugikan,” ujar seorang orator aksi dari atas mobil pengeras suara.

Massa mendesak pemerintah daerah segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh. Mereka menegaskan tidak akan membuka segel sebelum ada keputusan tegas atas tuntutan mereka.

“Kami ingin keadilan. Jangan sampai program yang seharusnya meringankan beban rakyat miskin justru menambah beban karena salah urus,” kata Robi.

Aksi penyegelan ini menjadi simbol perlawanan warga terhadap pengelolaan bantuan sosial yang dianggap tidak transparan dan merugikan masyarakat miskin.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola PKH Jeneponto belum memberikan keterangan resmi. Aparat keamanan terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan.