SimpulRakyat.co.id, Gowa – Oknum anggota TNI AD, Praka ST, yang mengamuk dan melepaskan tembakan menggunakan senjata api laras panjang di Kantor BRI Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tengah menjalani pemeriksaan di Polisi Militer Komando Daerah Militer (Pomdam) XIV/Hasanuddin, Jumat (26/9/2025).
Dandim 1409/Gowa, Heri Kuswanto, menjelaskan hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa prajurit Divisi 3 Kostrad itu mengalami depresi dan terlilit utang akibat judi online.
“Informasi yang kami terima bahwa salah satu motifnya adalah tekanan mental yang berat, salah satunya terlilit utang yang banyak, terlibat judi online, dan gaya hidup yang berlebihan,” kata Heri di Markas Kodim 1409/Gowa, Jumat.
Meski demikian, Heri membantah bahwa Praka ST datang ke Kantor BRI dengan tujuan melakukan perampokan.
“Kalau tujuannya merampok itu salah. Tapi kalau yang bersangkutan ada gangguan jiwa, stres atau depresi, itu benar,” ujarnya.
Peristiwa penembakan terjadi pada Kamis (25/9/2025) siang. Praka ST diduga melepaskan sejumlah tembakan menggunakan senapan serbu SS1 V1 di sekitar Kantor BRI Gowa. Aksi itu sempat menimbulkan kepanikan warga.
Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian tersebut. “Alhamdulillah tidak ada korban. Anggota kami yang sempat ditodong juga selamat dan dalam kondisi baik,” tegas Heri.
Setelah insiden, pelaku segera diamankan ke Markas Kodim 1409/Gowa. Tak lama kemudian, ia dijemput oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) Divisi untuk pemeriksaan lebih lanjut di Makassar.
Dari tangan pelaku, aparat mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senapan serbu SS1 V1, 86 butir amunisi tajam, satu magazen, satu ransel, dan satu unit pengisi daya ponsel.


Tinggalkan Balasan