SimpulRakyat.co.id, Jeneponto – Polres Jeneponto bekerja sama dengan Forum Bulog menggelar gerakan pangan murah pada kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Minggu (10/8/2025).
Kapolres Jeneponto Widi Setiawan mengatakan, pasar murah tersebut menjadi salah satu upaya Polri menjaga keterjangkauan harga bahan pokok, memastikan ketersediaan pasokan, dan mengendalikan inflasi melalui pemanfaatan cadangan beras pemerintah.
“Gerakan pangan murah Polri bertujuan mencegah gejolak harga agar tetap terjangkau di tingkat konsumen,” ujarnya.
Selain beras, gerakan pangan murah menyediakan minyak goreng, gula pasir, dan tepung terigu dengan harga di bawah pasaran. Beras Bulog SPHP dijual Rp 57.000 per 5 kilogram (stok 1.000 kilogram), gula pasir Rp 15.000 per liter (stok 150 liter), minyak goreng kemasan Minyakkita Rp 15.000 per liter (stok 444 liter), minyak premium Rp 18.000 per liter, dan tepung terigu Rp 10.000 per kilogram.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Sebelum bazar dibuka, ratusan warga mengikuti gerak jalan santai. Hanya dalam waktu kurang dari dua jam, seluruh stok sembako habis terjual. Petugas, termasuk polisi wanita dan anggota Bhayangkari, harus bekerja ekstra melayani pembeli di tengah kepadatan pengunjung.
Seorang warga mengaku kegiatan tersebut sangat membantu dan berharap pasar murah rutin digelar di setiap CFD.
“Harganya jauh lebih murah dari pasaran. Semoga ini terus diadakan supaya banyak warga terbantu,” ujarnya.
Melihat tingginya minat masyarakat, Polres Jeneponto berencana menggelar kegiatan serupa secara serentak di seluruh polsek pada 13–14 Agustus 2025. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional pengendalian inflasi dan perlindungan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Polri tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga memperkuat jaring pengaman sosial dan ekonomi masyarakat,” kata Widi.


Tinggalkan Balasan