SimpulRakyat.co.id, Jeneponto – Bupati Jeneponto Paris Yasir melantik sekaligus mengambil sumpah 177 pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto pada Selasa (26/8/2025).
Pelantikan yang berlangsung di Ruang Pola Panrannuangta Kantor Bupati Jeneponto itu menjadi mutasi perdana sejak Paris memimpin daerah tersebut.
Ratusan pejabat yang dilantik terdiri dari 82 pejabat administrator, 92 pejabat pengawas, dan 3 pejabat fungsional.
Beberapa di antaranya menempati jabatan strategis, seperti Haryadi yang ditetapkan sebagai Camat Tamalatea, Basri yang sebelumnya Kepala SMPN 1 Jeneponto kini dipercaya menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta sejumlah lurah baru, di antaranya Moh Syahid (Lurah Manjangloe), Iskandar (Lurah Tonrokassi Timur), dan Yusuf Ismail (Lurah Manjangloe).
Dalam sambutannya, Paris Yasir menekankan bahwa mutasi ini dilakukan untuk penyegaran organisasi sekaligus meningkatkan kinerja aparatur.
“Tentunya saya selaku pimpinan daerah dan atas nama Pemerintah Kabupaten Jeneponto mengucapkan selamat dan sukses kepada pejabat yang baru dilantik. Ke depan, kita akan terus melakukan evaluasi dan penyegaran untuk mengisi jabatan yang lowong,” ujarnya.
Paris menambahkan, pelaksanaan mutasi telah melalui prosedur sesuai ketentuan perundang-undangan. Proses tersebut melibatkan pertimbangan tim penilai kinerja, persetujuan teknis Badan Kepegawaian Negara (BKN), rekomendasi Gubernur Sulawesi Selatan, hingga persetujuan Kementerian Dalam Negeri.
Menurutnya, pergeseran jabatan ini bukan sekadar pengisian posisi, tetapi juga bagian dari strategi meningkatkan motivasi dan profesionalisme aparatur. “Kaderisasi, penyegaran, pengembangan wawasan, kompetensi, dedikasi, dan loyalitas menjadi salah satu pertimbangan pelaksanaan mutasi hari ini,” kata Paris.
Ia menegaskan, jabatan tidak bersifat permanen, melainkan amanah yang harus dijalankan secara profesional. “Mutasi ini menggambarkan bahwa jabatan pada hakikatnya bukan untuk dimiliki. Pandangan yang benar disertai sikap profesional akan menjadi sumber energi dalam melaksanakan tugas,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Paris mengingatkan para pejabat untuk fokus pada peningkatan pelayanan publik. Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan aparatur, khususnya di tingkat kecamatan dan kelurahan. “Bagi para pimpinan wilayah, saya minta agar masif melaporkan kedisiplinan absensi setiap minggu. Ini penting untuk menjaga citra pemerintah serta mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih,” tuturnya.
Paris berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, membangun kreativitas, serta berinovasi dalam menjalankan tugas. “Jadilah pejabat yang fokus, aktif, produktif, dengan loyalitas, dedikasi, dan integritas tinggi, sehingga mampu bersinergi untuk pengembangan kinerja Pemerintah Daerah,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan