SimpulRakyat.co.id, Makassar – Seorang pasien peserta BPJS Kesehatan di Kota Makassar mengeluhkan pelayanan obat di Rumah Sakit (RS) Bahagia, Jalan Poros Hertasning Baru, Minasa Upa.
Pasien bernama Andi Sahran Ishak Manddanatja (36) itu menyebut tidak menerima seluruh obat yang diresepkan dokter, meskipun statusnya tercatat sebagai pasien rawat jalan.
Dalam keterangannya melalui pesan WhatsApp, Selasa (24/6/2025), Andi mengungkapkan bahwa dirinya hanya menerima dua dari lima jenis obat yang diresepkan dokter untuk pemakaian satu bulan.
“Obat yang saya dapat hanya dua jenis, itu pun hanya cukup untuk pemakaian sekitar 10 hari. Sisanya diminta menunggu kabar dari apotek, katanya akan dikabari lewat WhatsApp. Tapi sampai sekarang belum ada kabar,” ujarnya.
Andi Sahran yang rutin melakukan kontrol kesehatan setiap awal bulan menyayangkan minimnya ketersediaan obat, apalagi ia merupakan peserta aktif BPJS Kesehatan.
“Padahal saya kontrol supaya bisa sembuh, tapi kebutuhan obat saya tidak disiapkan. Ini sangat mengecewakan,” kata Andi dengan nada kesal.
Menanggapi keluhan ini, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulawesi Selatan, Ismu Iskandar, menegaskan bahwa seluruh hak pasien peserta BPJS Kesehatan dijamin oleh undang-undang.
Dia menilai, pelayanan seperti yang dialami Andi Sahran berpotensi sebagai bentuk maladministrasi.
“Fasilitas kesehatan yang menjadi mitra BPJS Kesehatan harus memastikan seluruh kebutuhan pasien, termasuk obat, terpenuhi sesuai dengan rujukan dokter,” ujar Ismu saat ditemui di kantornya, Jalan Hertasning.
Dia menambahkan, perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap kemitraan antara RS Bahagia dan BPJS Kesehatan yang telah berlangsung lama.
Menurutnya, evaluasi tahunan semestinya dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga.
“BPJS Kesehatan perlu menelusuri lebih lanjut untuk memastikan apakah kejadian ini benar terjadi. Kami berterima kasih kepada media yang menyampaikan laporan ini,” tandasnya.
Ismu memastikan Ombudsman akan menurunkan tim guna melakukan investigasi langsung di lapangan.
Upaya konfirmasi kepada pihak RS Bahagia telah dilakukan dua kali oleh media ini. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak rumah sakit.


4 Komentar
Tolong pak wali tindak rumah sakit ini. Kami warga makassar kesulitan berobat
Pelayanan rumah sakit ini parah. Pak wali tolong lakukan sidak
Tena harapan rumah sakitnya. Sessajaki
Sy juga rutin lakukan kontrol kesehatan setiap bulan, tapi sering kosong obatx, terpaksa sy beli di luar