SimpulRakyat.co.id, Khazanah – Seiring berkembangnya teknologi, komunikasi semakin mudah dilakukan, termasuk melalui pesan online.

Dalam Islam, adab dan etika tetap menjadi landasan utama dalam setiap bentuk interaksi, termasuk komunikasi digital.

Berikut adalah adab dalam berkirim pesan online menurut ajaran Islam beserta dalil-dalilnya.

1. Menggunakan Bahasa yang Sopan dan Baik

Dalam berkirim pesan, setiap muslim dianjurkan untuk menjaga kata-katanya agar tidak menyakiti perasaan orang lain.

Allah berfirman dalam QS Al-Baqarah: 263, “Perkataan yang baik dan pemberian maaf itu lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. Allah Mahakaya lagi Maha Penyantun.”

Ini menegaskan pentingnya memilih kata-kata yang baik saat berkomunikasi, termasuk dalam pesan online.

2. Tidak Memfitnah atau Menyebarkan Informasi yang Tidak Benar

Islam melarang menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya atau mengandung fitnah, termasuk di media sosial atau pesan online.

Dalam QS Al-Hujurat: 6, Allah berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, jika seorang fasik datang kepadamu membawa berita penting, maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena ketidaktahuanmu yang berakibat kamu menyesali perbuatanmu itu.”

Hal ini berlaku dalam mengirim pesan, baik berupa teks, gambar, maupun video yang belum pasti kebenarannya.

3. Tidak Mengganggu Waktu Orang Lain

Menghormati waktu orang lain adalah bagian dari adab dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda, “Di antara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya” (HR. Tirmidzi).

Mengirim pesan pada waktu yang tepat menunjukkan bahwa kita peduli terhadap kenyamanan orang lain, seperti menghindari mengirim pesan pada malam hari jika tidak mendesak.

4. Menghindari Membicarakan Keburukan Orang Lain

Dalam QS. Al-Hujurat: 12, Allah memperingatkan tentang larangan berghibah atau membicarakan keburukan orang lain, “Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak prasangka! Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik.”

Pesan yang berisi gosip atau menggunjing hanya akan menyebarkan keburukan, dan ini sangat dilarang dalam Islam.

5. Mendoakan Kebaikan dalam Setiap Pesan

Dalam setiap pesan yang kita kirimkan, dianjurkan untuk selalu mendoakan kebaikan bagi orang yang menerimanya. Rasulullah SAW bersabda,

Tidaklah seorang muslim mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya itu kecuali malaikat berkata, ‘Dan untuk kamu juga seperti itu.'” (HR Muslim)

Misalnya, menutup pesan dengan doa atau salam yang baik seperti “Semoga Allah selalu melindungi” atau “Assalamu’alaikum.”

Dengan memahami adab ini, seorang muslim dapat berkomunikasi dengan lebih bijak dan tetap sesuai dengan ajaran Islam dalam aktivitas sehari-harinya di dunia digital.

Adab yang baik dalam berkirim pesan online tidak hanya akan mempererat silaturahmi tetapi juga membawa keberkahan dan ketenangan dalam berinteraksi. Wallahu a’lam bishawab.