SimpulRakyat.co.id, Maros – Posisi Bakal Calon Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari, resmi digantikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perhubungan, dan Pertanahan (PUTRPP) Kabupaten Maros, Muetazim Mansyur. Pergantian ini menandai langkah baru bagi pasangan Chaidir Syam dalam kontestasi Pilkada Maros 2024.

Juru Bicara Hati Kita Keren, Chaerul Syahab, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi surat rekomendasi model B.1-KWK untuk pasangan Chaidir-Muetazim, yang memastikan posisi tersebut tidak akan berubah lagi.

“Per tadi malam, kami sudah pegang B.1-KWK, jadi potensi untuk berubah sudah tidak ada,” ujar Chaerul pada Senin, 9 September 2024 kemarin.

Proses penentuan pengganti Suhartina berlangsung cukup alot, mengingat partai-partai pengusung juga menginginkan kader mereka untuk menduduki posisi tersebut.

Namun, akhirnya diputuskan untuk memilih kandidat non-partai guna menjaga keseimbangan kepentingan politik.

“Untuk mencari jalan tengah, kami memilih kandidat dari non-partai politik agar tidak ada partai yang merasa keputusannya diabaikan,” ungkap Chaerul.

Pemilihan Muetazim sebagai calon wakil bupati bukan tanpa alasan. Menurut Chaerul, pengalaman Muetazim di dunia birokrasi dianggap akan sangat membantu kinerja Chaidir Syam sebagai bupati dalam lima tahun ke depan.

“Beliau dianggap bisa membantu memuluskan kinerja Chaidir sebagai bupati,” tambahnya.

Saat ini, tim Hati Kita Keren sedang merampungkan seluruh berkas yang akan diserahkan ke KPU Maros.

“Insyaallah kami akan mendaftar paling lambat setelah magrib hari ini,” kata Chaerul.

Sebagai informasi, sebelumnya KPU Maros menyatakan bahwa Suhartina Bohari tidak memenuhi syarat (TMS) dalam tes kesehatan calon kepala daerah.

Meski demikian, Ketua KPU Maros, Jumaedi, tidak menjelaskan secara rinci alasan ketidaklolosan Suhartina, namun memberikan waktu tiga hari kepada pasangan Chaidir-Suhartina untuk melakukan pergantian pasangan.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros mengumumkan hasil tes kesehatan untuk calon kepala daerah (Cakada) Pilkada Maros 2024.

Dalam pengumuman tersebut, Ketua KPU Maros, Jumaedi, menyampaikan bahwa bakal calon wakil bupati, Suhartina Bohari, dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dalam tes kesehatan.

Sementara itu, bakal calon bupati Maros, Chaidir Syam, dinyatakan memenuhi syarat (MS).

“Hasil tes kesehatan dan penelitian dokumen persyaratan calon sudah kami serahkan ke LO (Liaison Officer-red) Paslon hari ini. Hasilnya, calon bupati memenuhi syarat, namun calon wakil bupati tidak memenuhi syarat,” ungkap Edi, sapaan akrab Jumaedi, kepada wartawan, Sabtu (7/9).

Meski begitu, Edi tidak merinci secara detail alasan Suhartina dinyatakan TMS, namun ia menjelaskan bahwa ada 20 item yang diperiksa dalam tes kesehatan, termasuk tes narkotika.

“Tidak memenuhi syarat, tapi detailnya tidak bisa saya jelaskan. Intinya, Ibu Wakil Bupati tidak lolos dalam tes kesehatan,” tambahnya.

Dengan hasil ini, KPU Maros telah meminta Chaidir Syam untuk segera mengganti pasangan calon wakilnya. Tenggat waktu pergantian diberikan hingga 15 September 2024 mendatang.

“Kami berikan waktu tiga hari untuk melakukan pergantian sesuai dengan regulasi. Jika dalam tiga hari tidak ada penggantian, maka pasangan calon akan dinyatakan gugur,” tegas Edi.

Hingga berita ini diterbitkan, Suhartina Bohari belum memberikan tanggapan resmi terkait hasil tes kesehatannya.

Sekadar diketahui, Pilkada Maros 2024 ini hanya diikuti oleh satu pasangan calon, yakni Chaidir Syam-Suhartina Bohari yang didukung oleh koalisi besar partai, termasuk PAN, Golkar, Nasdem, PKB, Gerindra, PKS, Hanura, PBB, Demokrat, dan Perindo. (*)