SimpulRakyat.co.id, Baik Numfor –  Bertempat di Gedung KSL-Ball Room, Jalan Sriwijaya Ridge Biak, Kamis 29 Desember 2022, dilaksanakan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor oleh Bupati Biak Numfor Provinsi Papua, Herry Ario Nap, M. Pd.

Di antara 15 orang jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II, Gunadi, S. Sos., M. Si, dilantik sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah untuk mengisi kekosongan yang selama ini belum dijabat sejak Juni 2020.

Perlu kehati-hatian dan bercermin pada masa lampau, kata Bupati Biak Numfor, saat dihubungi melalui telpon seluler. Dia menegaskan, jabatan pimpinan Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Biak Numfor mengalami kekosongan sejak 2020, tentu ada alasan. Persoalan mendasar adalah indikator keberhasilan pembangunan di daerah, salah satunya adalah hasil audit BPK berdasarkan Pasal 2 UU Nomor 17 Tahun 2003 terkait pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu dapat diimplementasikan di Kabupaten Biak Nunfor dengan baik dan benar.

“Opini yang dihasilkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) atas Anggaran Pendapatan Belanja Derah Biak Numfor sebelum kepemimpinannya terkait kesesuaian standar akuntansi pemerintah, kecukupan pengungkapan/ adequate disclosures, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektifitas pengendalian internal mengalami penilaian yang tidak wajar atau adversed opinion bahkan disclaimer of opinion,” kata Herry Ario Nap.

Adversed opinion atau disclaimer of opinion terhadap pengelolaan keuangan Biak Numfor, menurut Herry Nap, mengindikasikan bahwa laporan keuangan, hasil usaha dan arus kas entitas cash flow tidak sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku berdasarkan peraturan perundang-undangan. Atas dasar itu, kekosongan pimpinan Badan Keuangan dan Aset Daerah Biak Numfor sejak dilantik 2019 lalu, tidak terburu-buru memilih pejabat untuk dilantik pada posisi dimaksud dengan bercermin pada masa lampau.

Keputusan Bupati Herry Ario Nap memilih pimpinan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Derah Biak Numfor tentu berdasarkan hasil seleksi terbuka bagi siapa saja calon pejabat BPKAD melalui lelang jabatan, dari hasil tes berdasarkan kriteria yang ditentukan.

Atas pertimbangan yang matang, demikian Herry Nap, sapaan akrab Bupati Biak Numfor menegaskan, Gunadi telah mengikuti seleksi berdasarkan aturan-aturan formal yang berlaku. Dan hasil seleksi memiliki kecakapan dalam jabatan pimpinan pratama BPKAD.

“Sejak Juni 2020 saya menunjuk saudara Gunadi menjadi pelaksana tugas Pimpinan Badan Pengelolaan dan Aset Daerah Biak Numfor. Sejak itu pula, hasil audit BPK terhadap pengelolaan APBD mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian. Bukan hanya itu, hal-hal lain terkait inovasi, kreativitas dan akuntabilitas pemanfaatan anggaran sejalan dengan bagaimana menggapai visi dan misi kepemimpinan selama lima tahun memimpin Biak Numfor menjadi penilaian tersendiri dalam menentukan pejabat,” tuturnya.

Bupati Biak Numfor, Herry Ario Nap, M. Pd melantik 15 orang jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II.(Foto: Paulus Laratmase/SimpulRakyat.co.id).

Manajemen Tukang Bakso

Sejalan dengan itu, dalam sambutan pelantikan pejabat Pratama dan Administrasi di Ball Room Gedung KSL, Herry Ario Nap menekankan, pejabat yang dilantik tersebut untuk menjalankan fungsi pelayanan bagi seluruh masyarakat Biak Numfor.

“Kepada Pejabat Eselon II saya berpesan, jadi pemimpin yang visioner yang mampu melakukan inovasi baru, menciptakan calon-calon pemimpin masa depan Biak Numfor dalam dan melalui kepemimpinan saudara di lingkungan tempat anda dipercayakan memimpin,” ujar dia.

“Pemimpin yang visioner harus memiliki kreativitas membangkitkan dan menumbuhkan semangat kerja prima terhadap kinerja bawahan dalam menggapai visi kepemimpinan lima tahun saya sebagai Bupati Biak Numfor dan jangan menjadi pemimpin ala manajemen tukang bakso,” tegas Herry Nap.

Lanjut dikatakan, menjadi pemimpin, baik sebagai Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor, Kepala Bidang, Kepala Seksi merupakan pilihan dari sekian banyak orang yang juga ingin seperti menjabat.

“Untuk itu manajemen tukang bakso tidak akan menolong kinerja anda lebih baik. Anda sebagai pemimpin di lingkungan kerja anda berarti mampu memberi stimulus bagi setiap pegawai untuk bekerja dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” katanya.

“Dengan pemberian motivasi yang baik, para pegawai akan merasa senang dan bersemangat dalam bekerja sehingga menumbuhkan kreatifitas, inovasi dan bisa menghasilkan calon-calon pemimpin yang berkualitas di tempat saudara memimpin,” tandas Bupati Herry Ario Nap.

Lima belas Pejabat Eselon II yang dilantik adalah Drs. Judi Wanma sebagai Sekretaris DPRD, Ferdinand Abidondifu sebagai Inspektur, Michael Isir, ST sebagai Kepala Bappeda, Gunadi, S. Sos., M. Si sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Fera Sroyer, S. Sos sebagai Kepala BKPSDM, Frans Franklin Watimena, SE sebagai Kepala Dinas PU, Kamaruddin, S. Pd sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Arius Mirino, S. Sos sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Djoni Domeng sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, Elkanus Rumpaidus, SH sebagai Kepaa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Kalep Apnir, SH sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Daud duwiri sebagai Kepala Dinas Kesehatan, George Arnold Kbarek, SE., MT sebagai Kepala Dinas Infokom dan Johanna Nap sebagai Kepala Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana dan 38 Eselon III dan 51 Pejabat Eselon IV. Turut hadir dalam pelantikan, Forkopimda dan undangan yang hadir. (Paulus Laratmase)