Camat Wasile Selatan Dilempar Warga dengan Pelastik Bekas

  • Whatsapp
Suasana ketika Camat Wasile Selatan, Man Usman, dilempar Warga dengan pelastik bekas, Senin (6/7). (Foto: Angel Maudul/SimpulRakyat.co.id)

SimpulRakyat, Halmahera Timur – Camat Wasile Selatan Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Man Usman, dilempari dengan pelastik bekas oleh massa aksi Aliansi Masyarakat Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) yang melakukan demonstrasi di Kantor Camat Wasile Selatan, Senin (6/7) siang.

Kejadian tersebut terjadi ketika Camat Man Usman hendak keluar dari kantor Camat kembali ke kediamannya. Tak terelakan massa aksi sontak melempar.

Baca Juga

Hal tersebut dilakukan warga karena merasa kesal atas tindakan Camat yang diduga telah menyerahkan hasil pembayaran oleh PT IWIP lahan tanah milik Kabupaten Haltim kepada Kabupaten Halteng sekitar 120 hektar lebih.

Beruntung, pihak keamanan cepat dalam mengamankan Camat Man Usman sehingga aksi lempar pelastik bekas tidak berlangsung lama dan massa kembali terkontrol oleh Korlap Aksi, Ruslan Idris.

TNI-Polri melarikan Camat Man Usman ke dalam kediamannya, akibat amukan warga. (Foto: Angel Maudul/SimpulRakyat.co.id).

Dalam demonstrasi itu massa aksi menuntut Bupati Haltim untuk mencopot jabatan Camat Wasile Selatan.

Hal tersebut dilakukan lantaran masyarakat mendengar keterangan PT IWIP bahwa Camat Wasile Selatan, Man Usman, telah melakukan kesepakatan menyerahkan tanah 120 hektar milik masyarakat Haltim kepada Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halteng.

“Tanah di Kao Rahai masuk wilayah Kabupaten Haltim. Tanpa ada koordinasi dengan Pemdes dan masyarakat, camat melakukan pertemuan di Ternate yang menghasilkan salah satu keputusan sepihak. Jadi kami menduga Camat Wasile Selatan telah menyerahkan lahan 120 Hektar kepada masyarakat Halteng,” kata William Ambeua, salah seorang orator dalam demonstrasi tersebut.

Akibat kekecewaan masyarakat itu, lanjut Wiliam, massa aksi menuntut Bupati Haltim agar segera mencopot Camat Wasile Selatan dari jabatannya.

Selain itu, massa aksi juga meminta pihak kepolisian dan instansi berwenang untuk mengusut kasus kesepakatan penyerahan tanah milik Haltim tanpa ada koordinasi itu.

Reporter : Angel Maudul

Disarankan Untuk Anda :