SimpulRakyat.co.id, Tobelo Halmahera Utara – Kuburan korban pemerkosaan dan pembunuhan beberapa waktu lalu, Gamaria W Kumala alias Kiki, di desa tahane kecamatan Malifut kabupaten Halmahera Utara, oleh Tim Dokter Forensik Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), melakukan pembongkaran, guna melakukan pendalaman pencarian sebab kematian korban alias otopsi.

“Benar tadi telah dilakukan pembongkoran kuburan milik korban, Gamaria W Kumala alias Kiki, guna dilakukan otopsi. Pelaksanaannya dipimpin langsung Tim Dokter Forensik dari Mabes Polri, AKBP dr. Hastry SPF,”  jelas Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Halmahera Utara  AKBP Yuyun  Arief Kus Hendriatomo, SIK melalui juru bicaranya, Kasubag Humas Aiptu Hopni Saribu, kepada wartawan Selasa (23/07) sore tadi.

Dirinya juga belum berani berspekulasi, persoalan hasil otopsi tersebut. “Belum ada hasil, kan baru dilakukan otopsi. Kawan-kawan tunggu sajalah, kalau hasilnya sudah ada, saya akan beritahukannya nanti,” kata Saribu senyum.

Mereview kembali, Gamaria W Kumala alias Kiki awalnya berencana, akan mengikuti seleksi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2019 di Unkhair Ternate.

Pihak keluarga mengaku, kehilangan kontak dengan korban, pada 16 Juli lalu. Usut punya usut, Gamaria W Kumala alias Kiki ternyata menjadi korban pemerkosaan, lalu kemudian dibunuh.

Sementara itu, jenazahnya baru diketemukan 2 hari kemudian, pada tanggal 18 Juli di dusun Lokulamo desa Waibulen kecamatan Weda.

 

Reporter: Reynold