SimpulRakyat.co.id, Makassar – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) merupakan hasil seleksi sebagai putra-putri terbaik, dari tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) kabupaten-kota se-Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Paskibraka yang jumlah puluhan orang itu berhasil menjalankan tugas dengan lancar mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Lapangan Upacara Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, kemarin.

Hal itu disampaikan Pelatih Paskibraka, Peltu Marinir Rustam dari Satuan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VI Makassar kepada SimpulRakyat.co.id di Rujab Gubernur, Jln Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Sabtu malam (17/8).

Rustam menjelaskan, proses penyeleksian paskibraka ada tiga tahap, pertama dari sekolah, tingkat kecamatan kemudian ke tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

“Paskibraka ini terdiri dari kabupaten kota seluruh Sulsel, yang mana ada terdiri dari tiga orang, satu dan empat, adik-adik ini diseleksi dari tingkat sekolah, dari tingkat kecamatan, kemudian tingkat provinsi. Tingkat provinsi itu ada yang dikirim ke Nasional berjumlah dua orang, jumlahnya di provinsi 75 orang, itu putra putri terbaik seluruh Sulawesi Selatan tingkat SMA, seleksi ini mulai tiga (3) bulan yang lalu, pembukaan tanggal 1, kemudian penerimaan tanggal 31 Juli, selanjutnya 1 Agustus, 14 hari latihan, Alhamdulillah saya puji syukur pada Allah mulai pengibaran tadi pagi sampai sekarang tidak ada terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan,” jelasnya.

Selain itu, Ia juga berharap pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperhatikan para pasukan Paskibraka yang telah berusaha mengibarkan Bendera Merah Putih.

“Saya sudah 15 tahun di Paskibraka, harapan saya, adik-adik yang berjuang mengibarkan Sang Merah Putih di Sulawesi Selatan ini, harapan kedepan itu diberikan wawasan akan kemana, karena selama ini, saya belum dengar ada studi wawasan,” harapnya.

Sementara itu, Sofyan yang juga salah satu pengapik Paskibraka menyampaikan bahwa usai pengibaran sang saka merah putih, Ia merasakan haru yang luar biasa, kata Dia saya menemukan pengalaman yang berbeda.

“Pengibaran bendera merah putih di gubernur ini (lapangan Rujab-red) berjalan lancar, dimana dalam pelaksanaan pasukan 8 terdapat 4 pengapik, ada dari Angkatan Laut,  Angkatan Udara, Angkatan Darat dan satu dari Kepolisian. Setelah pelaksanaan ini, saya merasakan haru yang luar biasa, dimana selama latihan dengan adik-adik SMA ada pengalaman yang berbeda, saya terharu karena kita mampu mengibarkan sang saka merah putih, keseluruhan pasukan, ada pasukan 17, ada pasukan 8 dan ada pasukan 45,” jelas Sofyan.

Penulis: Faried W