SimpulRakyat.co.id, Makassar – Peringatan Milad ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Sulawesi Selatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang mempertemukan kader, alumni, serta sejumlah tokoh organisasi.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Sulawesi Selatan (MW KAHMI Sulsel) bersama Badan Koordinasi HMI Sulawesi Selatan (BADKO HMI Sulsel) di Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Minggu (8/3/2026).

Mengangkat tema “Khidmat HMI-KAHMI Untuk Indonesia: Ramadhan Berkah, HMI-KAHMI Mengabdi untuk Indonesia”, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi lintas generasi kader HMI sekaligus memperkuat komitmen pengabdian organisasi terhadap bangsa dan negara.

Sejumlah tokoh turut menghadiri acara tersebut, di antaranya Ketua Umum Pengurus Besar HMI Bagas Kurniawan, Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Ishak Iskandar yang mewakili Gubernur Sulsel, perwakilan Pemerintah Kota Makassar, serta pimpinan Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilihan Umum se-Sulawesi Selatan yang merupakan alumni HMI.

Selain menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi, peringatan milad ini juga diwarnai dengan penyerahan aset wakaf berupa lahan seluas 2.000 meter persegi yang berlokasi di Jalan Talasalapang, Gunung Sari, Makassar.

Aset tersebut diwakafkan oleh tokoh senior HMI, Dali Amiruddin, sebagai bentuk kontribusi bagi pengembangan organisasi ke depan.

Koordinator Presidium MW KAHMI Sulsel Fadriaty AS mengatakan penyerahan wakaf tersebut menjadi simbol kuatnya komitmen alumni dalam menjaga keberlanjutan perjuangan HMI.

“Hari ini menjadi momentum yang sangat membahagiakan bagi keluarga besar HMI dan KAHMI. Selain bersilaturahmi dalam suasana Ramadhan dan memperingati Milad HMI ke-79, kita juga menyaksikan penyerahan tanah wakaf untuk HMI,” ujar Fadriaty.

Ia berharap aset tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan organisasi sekaligus sarana pengembangan kader HMI di masa mendatang.

Menurutnya, wakaf tersebut juga menjadi simbol sinergi antara kader aktif dan para alumni dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai perjuangan HMI.

Sementara itu, Ketua Umum PB HMI Bagas Kurniawan menekankan pentingnya menjaga soliditas antara HMI dan KAHMI dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.

“Soliditas kader dan alumni sangat penting agar HMI tetap mampu memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia,” kata Bagas.

Dalam kesempatan tersebut, Bagas juga menerima cenderamata berupa buku “Mozaik Insan Cita” terbitan LPMD KAHMI Sulsel yang diserahkan langsung oleh Fadriaty.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan tausiah Ramadhan yang disampaikan oleh Presidium MW KAHMI Sulsel, Mustari, sebelum seluruh peserta melaksanakan buka puasa bersama.