SimpulRakyat.co.id, Tanjung Selor – Turnamen terbuka domino memperebutkan Piala Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dan total hadiah uang pembinaan Rp 200 juta resmi dimulai di Dome Sport Centre, Tanjung Selor, Jumat (21/11/2025) malam.

Ratusan pasang peserta dari berbagai daerah di Kaltara dan luar provinsi memadati arena pertandingan yang berlangsung hingga Minggu (23/11/2025) esok.

Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pameran produk unggulan UMKM yang menghadirkan 21 pelaku usaha lokal.

Berbagai produk khas Kaltara, mulai dari amplang, olahan hasil laut, hingga kerajinan tangan, dipamerkan di deretan stan yang berjajar di sekitar arena.

Di hadapan para peserta, Zainal menyampaikan apresiasinya kepada panitia yang berhasil menyelenggarakan turnamen berskala besar tersebut.

“Saya bangga karena domino sudah lama menjadi permainan rakyat yang digemari berbagai kalangan,” ujar Zainal.

Menurut dia, domino berkembang bukan hanya sebagai hiburan rakyat, namun juga sebagai cabang olahraga yang menuntut kecerdasan, kecermatan, dan pengambilan keputusan cepat.

“Dalam memainkannya, domino mengajarkan ketelitian, strategi, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan yang tepat,” katanya.

Zainal juga menyatakan dukungannya kepada Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) yang memperjuangkan agar domino dapat dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON).

Ia menegaskan bahwa jika domino masuk dalam cabang resmi PON, Kaltara perlu mempersiapkan atlet yang mampu bersaing.

“Turnamen seperti ini menjadi fondasi untuk melahirkan atlet terbaik yang dapat mengharumkan nama Kaltara. Kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Sebelum membuka turnamen, Zainal meninjau stan UMKM dan berbincang dengan para pelaku usaha yang menampilkan berbagai produk khas daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia Open Tournament Domino Gubernur Kaltara Cup, Amir Bakry, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kaltara serta seluruh peserta yang turut berpartisipasi.

“Kami berharap seluruh tahapan pertandingan dapat berjalan lancar dan menjunjung tinggi sportivitas hingga turnamen selesai,” ujarnya.

Amir juga merinci jumlah peserta yang mencapai 263 pasang. Mereka berasal dari berbagai daerah, antara lain Kabupaten Bulungan 55 pasang, Kota Tarakan 5 pasang, Kabupaten Nunukan 53 pasang, Kabupaten Malinau 16 pasang, Kabupaten Tana Tidung 15 pasang, gabungan Provinsi Kaltara 84 pasang, Provinsi Kalimantan Timur 27 pasang, Provinsi Sulawesi Utara 3 pasang, dan Provinsi Sulawesi Tengah 5 pasang. (**)