SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Intermediate Training atau Latihan Kader II Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pangkep menghadirkan Andi Yudha Yunus sebagai narasumber materi “Analisis Kebijakan Publik dan Riset Partisipatif”.
Kegiatan yang diikuti peserta dari berbagai cabang HMI di Sulawesi Selatan dan luar daerah ini berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Pangkep, Sabtu (9/8/2025).
Dalam pemaparannya, Andi Yudha Yunus menekankan pentingnya kemampuan kader membaca, memahami, dan memengaruhi kebijakan publik.
Dia menegaskan bahwa kebijakan publik lahir dari proses politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang kompleks.
“Kader HMI harus mampu menganalisis kebijakan secara kritis, melihat aktor di baliknya, serta siapa yang diuntungkan dan dirugikan. Itu bekal dasar untuk memperjuangkan kebijakan pro-rakyat,” ujarnya.
Dia juga memaparkan konsep riset partisipatif yang menempatkan masyarakat sebagai subjek penelitian. Model ini dinilai mampu membangun legitimasi hasil riset sekaligus memberdayakan komunitas.
“Riset partisipatif adalah alat perjuangan. Kita mengajak masyarakat menganalisis masalahnya sendiri, mencari solusi, dan mengawal implementasi kebijakan yang dibutuhkan,” katanya.
Materi tersebut menjadi salah satu sesi strategis dalam Latihan Kader II HMI Cabang Pangkep yang menggabungkan materi konseptual, keterampilan praktis, dan pembinaan ideologis untuk melahirkan kader kritis, kreatif, dan berkomitmen pada perubahan sosial. (*)


Tinggalkan Balasan