SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pangkep menyatakan menolak kehadiran Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, dalam acara panen raya yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Sabtu (27/9/2025) esok.
Ketua HMI Cabang Pangkep, Fadli Muhammad, menilai kehadiran Menteri hanya bersifat seremonial dan tidak menyentuh persoalan utama petani, seperti kelangkaan pupuk, harga panen yang fluktuatif, serta buruknya kondisi irigasi.
“Panen raya ini hanya panggung pencitraan. Petani di Pangkep masih berjuang dengan pupuk yang langka, biaya produksi yang tinggi, irigasi yang rusak, dan harga gabah yang sering jatuh. Kehadiran Menteri justru terasa jauh dari realita,” kata Fadli dalam keterangan tertulisnya ke Redaksi Simpul Rakyat, Jumat (26/9).
Kritik HMI Pangkep tidak hanya diarahkan kepada pemerintah pusat, tetapi juga kepada Bupati Pangkep. Menurut Fadli, pemerintah daerah gagal menunjukkan keberpihakan penuh terhadap nasib petani karena program yang dijalankan masih lemah dalam implementasi.
“Bupati dan Pemkab Pangkep tidak bisa hanya berdiri di belakang seremoni panen raya. Faktanya, banyak irigasi terbengkalai, petani tidak didampingi secara serius, dan bahkan ada dugaan penyimpangan anggaran di Dinas Pertanian yang mencederai kepercayaan publik. Di sinilah tanggung jawab pemerintah daerah dipertanyakan,” ujarnya.
HMI Pangkep menegaskan penolakan tersebut merupakan bentuk protes moral sekaligus ajakan untuk memperbaiki kebijakan. Mereka menilai kesejahteraan petani hanya bisa terwujud jika pemerintah pusat dan daerah serius melakukan reformasi di sektor pertanian.
“Kami menolak kehadiran Menteri Pertanian di Pangkep sampai ada bukti nyata perubahan. Dan kami mendesak Bupati Pangkep untuk tidak menjadikan acara panen raya hanya seremoni kosong, melainkan titik balik memperjuangkan nasib petani,” pungkas Fadli.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kementerian Pertanian maupun Pemerintah Kabupaten Pangkep terkait kritik yang disampaikan HMI Cabang Pangkep. (Afdhal)


1 Komentar
Bagaimana pemerintah pusat dan daerah bisa memastikan bahwa setiap kunjungan pejabat ke daerah pertanian membawa solusi konkret, bukan sekadar seremoni? manajemen