SimpulRakyat.co.id, Jeneponto – Pemerintah Kabupaten Jeneponto menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan, khususnya pendidikan berbasis keislaman. Hal itu terlihat dari kehadiran langsung Bupati Jeneponto, Paris Yasir, dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-19 sekaligus peluncuran Institut Agama Islam (IAI) YAPNAS Jeneponto, Rabu (30/7/2024).
Acara yang berlangsung di Kampus IAI YAPNAS Jeneponto itu menjadi tonggak sejarah bagi lembaga pendidikan tersebut, menandai transformasi dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) menjadi Institut Agama Islam.
Perubahan status kelembagaan ini diresmikan secara simbolis oleh Paris Yasir melalui pemukulan bedug sebanyak lima kali, disaksikan Sekretaris Wilayah VIII Sulawesi-Maluku-Papua, Rektor, dan Ketua Yayasan.
Dalam sambutannya, Bupati Jeneponto menyampaikan apresiasi atas peran IAI YAPNAS dalam mencetak generasi muda berakhlak dan cerdas. Ia menilai perubahan status tersebut bukan semata-mata administratif, melainkan cerminan peningkatan mutu dan kapasitas kelembagaan.
”Transformasi ini menjadi simbol kemajuan pendidikan kita. Ini adalah kabar baik dan kebanggaan bersama, karena semakin banyak lahir tenaga pendidik dan pemikir dari daerah ini,” ujar Paris Yasir.
Rapat senat terbuka itu juga diisi prosesi wisuda ratusan sarjana dari berbagai program studi. Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara tersebut, antara lain Komandan Kodim 1425 Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, Kapolres Jeneponto yang diwakili Kapolsek Tamalatea, pimpinan Bank Sulselbar, serta para orang tua wisudawan dan elemen masyarakat.
IAI YAPNAS diharapkan dapat terus memperluas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan di Jeneponto dan sekitarnya. Pemerintah daerah menyatakan siap mendukung penguatan kapasitas institusi pendidikan sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia.


Tinggalkan Balasan