SimpulRakyat.co.id, Makassar – Kekecewaan suporter terhadap performa PSM Makassar memuncak. Tak sekadar melontarkan kritik, suporter menolak tradisi anthem bersama pemain seusai pertandingan dan meminta skuad Juku Eja kembali ke ruang ganti.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Red Gank PSM Makassar, Muhammad Fajrin, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan suporter terhadap hasil pertandingan yang dinilai belum mencerminkan permainan yang diharapkan.
“Kami ingin para pemain merenungi hasil pertandingan yang dinilai tidak mencerminkan permainan PSM Makassar,” kata Fajrin dalam keterangan tertulis yang diterima Simpul Rakyat, Senin (12/10/2026).
Kekecewaan itu berlanjut ketika suporter menghadang para pemain yang hendak meninggalkan stadion. Mereka ingin mempertanyakan kondisi tim yang dinilai mengalami penurunan performa.
Menurut Fajrin, hasil empat pertandingan terakhir, yakni dua kali imbang dan dua kali kalah, jauh dari ekspektasi suporter yang selalu menginginkan hasil terbaik bagi tim kebanggaan mereka.
“Hasil empat laga dengan dua kali seri dan dua kali kalah jauh dari ekspektasi suporter yang selalu menginginkan hasil terbaik bagi tim kebanggaan mereka,” ujar Fajrin.
Situasi tersebut mendorong Red Gank melayangkan tantangan terbuka kepada pelatih Darije dan seluruh pemain PSM Makassar menjelang pertandingan melawan PSIM Yogyakarta.
Suporter menuntut laga tersebut menjadi momentum kebangkitan PSM. Mereka berharap tim mampu membawa pulang poin sekaligus menunjukkan semangat juang yang selama ini menjadi identitas Juku Eja.
Fajrin menegaskan, kritik dari suporter merupakan konsekuensi yang harus diterima tim ketika hasil pertandingan tidak sesuai harapan.
“Jika kembali gagal meraih hasil positif, suporter menilai tim tidak seharusnya mengeluhkan tekanan maupun kritik yang datang dari pendukungnya,” tandas dia.
Bagi suporter, dukungan tidak berarti menutup mata terhadap kekurangan tim. Kritik, menurut mereka, merupakan bentuk kepedulian agar PSM segera berbenah dan kembali ke jalur kemenangan. (**)


Tinggalkan Balasan