SimpulRakyat.co.id, Makassar – Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan menuai sorotan setelah seorang peserta bernama Riswan dinyatakan lulus, meski diketahui berstatus tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen.

UKW tersebut berlangsung di Hotel Khas Makassar pada 24-25 Mei 2026. Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Atal S Depari, dan Direktur UKW, Aat Surya Safaat.

Nama Riswan tercantum dalam daftar peserta yang dinyatakan lulus UKW.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari penyidik Satreskrim Polres Gowa, Riswan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemalsuan dokumen otentik terkait sengketa warisan di Desa Salekowa, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa.

Kasus tersebut dilaporkan sejak 20 April 2025 dengan nomor laporan LP/B/411/IV/2025/SPKT/PolresGowa/Polda Sulsel.

Saat dikonfirmasi pada Selasa (26/5/2026), penyidik Polres Gowa membenarkan status hukum Riswan telah naik ke tahap penyidikan dengan status tersangka. Namun, hingga kini yang bersangkutan belum ditahan.

Lolosnya Riswan dalam UKW memicu kritik dari sejumlah kalangan jurnalis di Sulawesi Selatan. Mereka mempertanyakan sistem verifikasi administrasi dan mekanisme penyaringan peserta yang diterapkan panitia UKW PWI Sulsel.

“Jika seseorang yang berstatus tersangka pidana bisa dinyatakan lulus UKW, maka publik tentu mempertanyakan standar dan kredibilitas proses seleksi yang dilakukan,” ujar seorang wartawan senior di Makassar yang enggan disebutkan namanya.

Sorotan juga mengarah kepada Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh, yang dinilai bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sejumlah jurnalis mendesak Dewan Pers turun tangan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan UKW PWI Sulsel, termasuk meninjau kembali hasil kelulusan peserta yang menuai polemik.

Selain itu, muncul pula desakan kepada PWI Pusat agar mengevaluasi kepemimpinan PWI Sulsel di tengah berbagai polemik internal yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PWI Sulsel maupun Zulkifli Gani Ottoh terkait polemik kelulusan peserta UKW yang berstatus tersangka tersebut. (James)