SimpulRakyat.co.id, Makassar – Menjelang Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan, berbagai pandangan mulai bermunculan di kalangan insan pers terkait dinamika pemilihan kepengurusan periode mendatang.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Parepare, Abdul Razak Arsyad, mengajak seluruh anggota PWI Sulsel menjaga soliditas organisasi dan menyambut konferensi dengan semangat kebersamaan.

Menurut Abdul Razak, Konferprov bukan sekadar ajang perebutan posisi ketua, melainkan momentum menentukan arah organisasi pers di Sulawesi Selatan ke depan.

“Mari kita tatap Konferensi PWI Sulsel ini dengan satu keyakinan bahwa PWI adalah milik bersama. Ini bukan milik pribadi atau kelompok tertentu, melainkan rumah bagi seluruh insan pers,” kata Abdul Razak dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).

Abdul Razak yang juga merupakan anggota PWI itu menilai seluruh anggota memiliki tanggung jawab menjaga marwah organisasi agar tetap independen, profesional, dan mampu mengayomi seluruh anggota.

Ia berharap proses kontestasi berjalan secara sehat dengan mengedepankan etika organisasi serta penghormatan terhadap hak suara anggota.

“Salurkan hak suara berdasarkan nurani dan rasa tanggung jawab demi mewujudkan PWI Sulsel yang lebih progresif, inklusif, dan memberi manfaat nyata bagi anggotanya,” ujarnya.

Menurut dia, perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan hal wajar dalam dinamika demokrasi. Namun, perbedaan itu diharapkan tidak berkembang menjadi perpecahan di internal organisasi.

Abdul Razak juga menekankan pentingnya figur pemimpin yang mampu merangkul seluruh elemen organisasi setelah proses pemilihan berlangsung.

“Siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu menyatukan semua potensi di tubuh PWI serta membawa organisasi menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang,” katanya.

Ia berharap Konferprov PWI Sulsel dapat menjadi momentum memperkuat solidaritas antarsesama jurnalis sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi menjadi lebih baik. (James)