SimpulRakyat.co.id, Jakarta – Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik 17 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) baru yang bertugas di berbagai wilayah Indonesia, berlangsung di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (23/10/2025).
Rotasi dan mutasi besar-besaran ini tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung (Kep-JA) Nomor 854 Tahun 2025. Burhanuddin mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi dan pembinaan karier di tubuh Kejaksaan.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi amanah dan tanggung jawab besar untuk menjaga marwah institusi serta memastikan penegakan hukum berjalan profesional, berintegritas, dan berkeadilan,” kata Burhanuddin dalam keterangan tertulis yang diterima Simpul Rakyat.
Salah satu pejabat yang dilantik adalah Didik Farkhan Alisyahdi yang kini dipercaya memimpin Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel). Didik menggantikan Agus Salim yang mendapat promosi menjadi Inspektur Keuangan II pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas).
Penunjukan Didik diharapkan dapat memperkuat kinerja Kejati Sulsel, terutama dalam pemberantasan korupsi dan penegakan hukum yang humanis di wilayah tersebut.
Selain itu, posisi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulsel juga mengalami perubahan. Robert M. Tacoy, yang sebelumnya menjabat Wakajati Sulsel, kini diangkat sebagai Direktur E pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung.
Burhanuddin menegaskan, rotasi dan promosi jabatan tidak hanya untuk memperkuat struktur organisasi, tetapi juga untuk mendorong peningkatan kinerja dan semangat baru di lingkungan Kejaksaan.
“Para pejabat yang baru dilantik diharapkan segera beradaptasi dan memahami arah kebijakan pimpinan, serta membawa unit kerja masing-masing menuju capaian kinerja yang lebih optimal,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang adil, transparan, dan berintegritas.
“Kejaksaan harus hadir di tengah masyarakat dengan wajah yang humanis, namun tetap tegas dalam menegakkan keadilan,” tandas Burhanuddin.


Tinggalkan Balasan