SimpulRakyat.co.id, Luwu Utara – Sebanyak 320 guru taman kanak-kanak di Kabupaten Luwu Utara menghadiri Konferensi Kerja pertama Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Luwu Utara di Aula La Galigo, Kantor Bupati, Sabtu (9/8/2025).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan workshop pembelajaran mendalam bagi pendidik dan tenaga kependidikan PAUD.

Acara dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Akram Risa yang mewakili Bupati Luwu Utara. Dalam sambutannya, Akram menegaskan bahwa peningkatan mutu layanan pendidikan menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah lima tahun ke depan, termasuk pengembangan kompetensi guru TK yang tergabung dalam IGTKI.

“Konferensi kerja dan workshop ini menjadi momentum penting bagi guru TK untuk saling menguatkan demi mewujudkan pendidikan berkualitas. Guru TK memegang peran sebagai pengarah bagi anak usia dini, yang merupakan pendidikan dasar,” ujar Akram.

Ketua IGTKI Sulawesi Selatan Hamdana menyampaikan, organisasi ini berpegang pada dua prinsip utama, yakni manunggal dalam PGRI dan mandiri dalam PGRI. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap eksistensi IGTKI Luwu Utara yang dinilainya konsisten hadir dalam setiap kegiatan.

Ketua IGTKI Luwu Utara Wahyuni Hamarong menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai pondasi perkembangan anak sebelum memasuki sekolah dasar. Ia mendorong para pengelola PAUD untuk terus mendukung program wajib pendidikan dasar 13 tahun, termasuk satu tahun pra-sekolah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Utara Misbah, Ketua PGRI Luwu Utara Ismaruddin, dan para kepala TK se-Kabupaten Luwu Utara.