SimpulRakyat.co.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengecam keras aksi penusukan terhadap aktivis muda di Makassar, Achmad Faruq.
Dia mendesak aparat kepolisian menindaklanjuti kasus ini secara serius dan menyeluruh.
“Saya minta pihak kepolisian benar-benar serius mengusut tuntas kasus ini,” kata Sahroni dalam keterangan tertulis, Jumat (18/7/2025).
Bendahara Umum Partai NasDem itu menyoroti pentingnya pengungkapan motif di balik penyerangan tersebut.
Menurut dia, jika penusukan itu berkaitan dengan aktivitas advokasi yang dilakukan korban, maka kasus ini tidak dapat dipandang sebagai tindak kriminal biasa.
“Ini bentuk teror terhadap kebebasan berekspresi yang tentunya buruk bagi demokrasi. Dampaknya bisa panjang, publik pastinya akan jadi takut bersuara karena ancamannya sampai kekerasan fisik,” ujarnya.
Sahroni menambahkan, serangan terhadap aktivis tidak boleh dianggap sebagai insiden individual semata.
Dia menekankan perlunya pendekatan menyeluruh dalam penyelidikan, termasuk kemungkinan adanya aktor intelektual di balik aksi tersebut.
“Jangan sampai ada pembiaran pola kekerasan terhadap kelompok masyarakat tertentu. Jadi saya minta polisi kejar dan tangkap pelakunya, termasuk jika ada pihak lain yang mendalangi aksi ini,” tegasnya.
Sebelumnya, Achmad Faruq, aktivis yang dikenal aktif dalam berbagai isu sosial di Makassar, dilarikan ke rumah sakit setelah ditusuk oleh orang tak dikenal, Kamis (17/7/2025).
Peristiwa itu terjadi setelah korban menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengajaknya bertemu.
Pelaku dilaporkan datang menggunakan sepeda motor dan mengenakan penutup wajah. Serangan itu mengakibatkan luka tusuk di bagian perut korban. Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh Polsek Rappocini, Makassar. (*)


Tinggalkan Balasan