SimpulRakyat.co.id, Jakarta – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat (GR) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I di Jakarta, Minggu (13/7/2025) kemarin.

Forum ini menjadi ajang konsolidasi nasional pertama bagi ormas yang dideklarasikan pada Februari 2025 tersebut.

Rapimnas yang berlangsung sehari penuh itu dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, Ketua Dewan Pakar Prof. Sulfikar Amir, serta perwakilan pengurus wilayah dan daerah dari seluruh Indonesia.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan, Asri Tadda, menilai forum berjalan dinamis dan penuh antusiasme.

Dia menyebut salah satu isu yang paling mengemuka dalam diskusi adalah dorongan agar Gerakan Rakyat segera bertransformasi menjadi partai politik.

“Aspirasi itu menguat di forum. Rapimnas mengamanatkan DPP untuk segera mengkaji dan mempertimbangkan pembentukan partai politik sebelum tahun 2026,” kata Asri dalam keterangannya, Minggu.

Menurut Asri, DPW Sulsel mendukung penuh gagasan tersebut. Ia menilai, partai politik merupakan sarana konstitusional untuk memperjuangkan perubahan yang lebih luas dalam sistem demokrasi Indonesia.

“Partai politik adalah instrumen penting untuk mewujudkan perbaikan nasib bangsa. Sudah saatnya Gerakan Rakyat masuk ke gelanggang politik formal,” ujarnya.

Rapimnas ini juga dihadiri tokoh nasional Anies Rasyid Baswedan. Kehadiran Anies disebut memberikan daya tarik tersendiri serta menjadi sinyal penting dalam lanskap politik nasional pasca-Pemilu 2024.

“Hadirnya Anies memberi pesan kuat bahwa Gerakan Rakyat memiliki posisi strategis dalam dinamika politik nasional,” tambah Asri.

Dalam penutupan, Rapimnas menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, seperti konsolidasi organisasi secara nasional, penguatan kapasitas kader, dan kajian serius terkait pembentukan partai politik menuju tahun politik 2029.

“Sulsel siap mengambil peran aktif dalam setiap agenda strategis Gerakan Rakyat ke depan,” pungkas Asri. (*)