SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Calon Bupati Pangkep nomor urut 03, Andi Muhammad Khairul Akbar-pemilik akronim-AMKA, membuat pernyataan mengejutkan saat berkampanye di Kampung Lakaddaro, Kelurahan Ma’rang, Kecamatan Ma’rang, belum lama ini.

Ia berkomitmen akan mengundurkan diri dari jabatannya jika gagal membawa perubahan signifikan bagi Pangkep dalam dua tahun masa kepemimpinannya.

“Dua tahun saya tidak mampu merubah Kabupaten Pangkep, saya mundur jadi Bupati Kabupaten Pangkep,” tegas AMKA dengan penuh keyakinan di hadapan warga yang hadir.

Pernyataan tersebut disampaikan AMKA dengan nada lantang, menyiratkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga keberanian untuk bertanggung jawab.

“Kalau sudah gagal, kenapa mesti dilanjutkan?” lanjut pria yang akrab disapa Gondronge ini, menyiratkan komitmen kuat untuk tidak berlama-lama di kursi kekuasaan jika tidak mampu memenuhi harapan masyarakat.

AMKA berkampanye di Kampung Lakaddaro, Kelurahan Ma’rang, Kecamatan Ma’rang. (Foto: Ist)

Sindiran Pedas untuk Petahana

Dalam orasinya, AMKA juga melontarkan sindiran tajam kepada calon bupati petahana yang dianggap tidak mampu memenuhi janji-janji kampanye sebelumnya.

“Lebih jelas, lebih laki-laki, lebih kesatria, kalau dia mengakui kekalahannya. Sudah gagal, tapi masih mau, apakah tidak malu?” ungkap AMKA dalam bahasa Bugis, membuat suasana kampanye semakin riuh diiringi tepuk tangan para pendukungnya.

Pernyataan ini memicu antusiasme dari para pendukung yang menganggap AMKA sebagai sosok pemimpin yang berani mengambil risiko.

Rahmat Nur Optimistis AMKA-Amir Menang di Pilkada Pangkep

Terpisah, Rahmat Nur, anggota tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep nomor urut 03, Andi Muhammad Khairul Akbar (AMKA) dan Amiruddin Tahir, menyatakan optimisme tinggi bahwa pasangan tersebut akan meraih kemenangan dalam Pilkada pada 27 November mendatang.

Rahmat, politisi senior sekaligus bagian dari tim AMKA-Amir, menegaskan bahwa antusiasme masyarakat terhadap sosok AMKA terus meningkat di setiap titik kampanye.

“Insya Allah, kami optimis memenangkan Pilkada 27 November, melihat pergerakan AMKA gondronge’ yang diterima dengan sangat semangat dan antusias masyarakat,” ujar Rahmat ke Simpul Rakyat, Kamis (17/10/2024).

Arus Perubahan Tak Terbendung

Rahmat menekankan bahwa tim AMKA-Amir telah melakukan kampanye dan sosialisasi di ratusan kampung di seluruh wilayah Pangkep.

Dari hasil turun lapangan ini, ia melihat adanya gelombang dukungan kuat dari masyarakat yang menginginkan pergantian kepemimpinan.

“Di mana pun kami bersosialisasi dan kampanye, di ratusan kampung, kelihatan arus perubahan susah dibendung,” jelas Rahmat, menegaskan bahwa pesan perubahan yang dibawa AMKA-Amir telah menyentuh hati rakyat.

Visi Misi Pro Rakyat Jadi Andalan

Rahmat menambahkan, salah satu kunci kepercayaan masyarakat kepada pasangan AMKA-Amir adalah visi, misi, dan program-program yang dinilai sangat berpihak kepada rakyat.

“Pesan kami untuk pergantian kepemimpinan sangat jelas, telah sampai ke hati masyarakat. Visi misi dan program kami sangat pro rakyat,” pungkasnya penuh percaya diri.

Dengan dukungan luas dan arus perubahan yang semakin kuat, tim AMKA-Amir percaya diri melangkah menuju hari pemilihan dengan harapan besar membawa Pangkep ke arah baru yang lebih baik.

Sekadar diketahui, Pilkada Pangkep tahun ini diikuti tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati, yakni nomor urut 01 Muhammad Yusran Lalogau – Abdul Rahman Assagaf, nomor urut 02 Dokter Andi Nusawarta – Sofyan Razak, dan nomor urut 03 Andi Muhammad Khairul Akbar – Amiruddin Tahir.