SimpulRakyat.co.id, Jakarta – Kongres Anak Indonesia (KAI) diselenggarakan selama 3 hari, dimulai dari tanggal 25 November hingga 27 November 2022, bertempat di Hotel Grand Cempaka, Jakarta.

Acara KAI kali ini mengusung tema ”Anak Sehat dan Berdaya Indonesia Kuat”.

Ada beberapa hasil keputusan bersama dari KAI yang disimpulkan, baik dari sidang komisi yang dibentuk di forum anak maupun forum pendamping di KAI tahun 2022.

Penampilan anak-anak dan suara hak anak dilaksanakan sejalan dengan penutupan acara oleh perwakilan Kemenko PMK.

Pada dasarnya, kongres kali ini menetapkan keputusan-keputusan mengenai hak anak-anak Indonesia, bermain dan belajar dengan gembira serta persamaan hak.

“Kita jadikan Kongres Anak Indonesia sebagai mekanisme nasional untuk mewujudkan hak partisipasi anak dan hak anak untuk didengar pendapatnya,” tutur Ketua KAI yang juga Ketua LPAI (Lembaga Perlindungan Anak Indonesia), Seto Mulyadi.

Ia menambahkan, sebagai institusi perlindungan anak yang selalu hadir untuk Anak Indonesia, akan terus mengawal implementasi suara anak.

Anak-anak dari provinsi sekitar seperti Jawa Barat, dan Banten masih memungkinkan untuk hadir secara langsung ke lokasi acara.

Kegiatan tersebut didukung oleh pemerintah pusat dan beberapa sponsor. Selain itu, acara Kongres Anak Indonesia ini juga melaksanakan protokol kesehatan yang ketat.