Simpulrakyat.co.id, Makassar – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beralamat di jalan Abdullah dg Sirua disinyalir melakukan penimbunan BBM jenis solar dengan menjual solar bersubsidi melebihi batas yang telah ditentukan pemerintah.

Berdasarkan pantauan media ini, sebuah mobil Mitsubisi Colt Diesel model Box berplat kendaraan (Nopol) DD 8**1 LP kerap mengisi bahan bakar solar di SPBU Jalan Abdullah Dg Sirua, Makassar, dengan nilai nominal mulai Rp600 ribu hingga mencapai jutaan rupiah sekali pengisian.

Diduga mobil yang hampir tiap hari digunakan mengisi BBM jenis solar di SPBU ini sudah dimodifikasi sehingga mampu menampung solar sampai ratusan liter.

Hal ini terungkap ketika wartawan menemukan aktivitas pengisian solar diluar batas kewajaran di SPBU Abdesir sekira pukul 22.18 Wita, Minggu malam (21/8/2022).

Mobil box hasil modifikasi yang diduga melakukan pengisian Solar di SPBU. (Foto: BM/SimpulRakyat.co.id).

Awalnya si sopir terkejut melihat wartawan mengambil gambar (foto) kendaraan dan nilai rupiah yang tertera di mesin operator pengisian solar, lalu berusaha menghalangi wartawan yang sedang melaksanakan tugas investigasi dengan bahasa tubuh merentangkan tangan menutupi kamera wartawan.

“Tidak usah difoto. Orang Polda ji’ juga ini, punyanya pak M***R Bos,” ucap IM kepada wartawan, lalu segera menghubungi bosnya via telepon,

Tak lama setelah melapor kepada bosnya, IM kemudian menghampiri wartawan berusaha menyogok dengan menyodorkan sejumlah uang yang langsung ditolak oleh wartawan media ini.

“Tabe, Ini ada sedikit pembeli anu dari bosku.” ucap IM sembari menyorong lembaran 50 ribuan yang diselipkan digenggamannya, tetapi ditolak oleh wartawan.

Sementara, dikonfirmasi pihak managemen SPBU Abdesir mengenai maraknya aktivitas ilegal di tempatnya, mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya kejadian itu.

Mesin operator Pengisian BBM jenis Solar. (Foto: BM/SimpulRakyat.co.id)

“Kami tidak tahu pak kalau ada kejadian seperti itu. Kecuali ada oknum petugas (operator) yang bermain.” terang Pengawas managemen SPBU Abdesir, Jack kepada wartawan, Senin (22/8/2022) kemarin.

Jack menegaskan akan segera melakukan konfirmasi kepada operator yang sedang melakukan tugas malam pada saat kejadian itu berlangsung.

“Kami tetap melayani secara umum. Kecuali oknum di bawah yang bermain. Ini akan jadi bahan koordinasi dengan teman-teman, saya juga tidak tahu kalau mereka bermain sama sopir,” tandasnya.

Hingga saat ini, wartawan masih mencari tahu kebenaran pernyataan IM yang mengindikasikan ada backingan oknum polisi pada bisnis solar ilegal milik bosnya.

Baca Juga: Dugaan Pengisian BBM Over Kapasitas di Makassar, Begini Tanggapan Pihak SPBU dan Supir

Melalui hasil penelusuran wartawan, diketahui aktivitas ini berlangsung sudah lama dan diduga kuat melibatkan orang dalam SPBU sehingga pengisian solar berjalan lancar. (BM*)