SimpulRakyat.co.id, Jakarta – Terkait kabar migrasi TV analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO) pada 56 wilayah layanan siaran di 166 kabupaten/kota, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate menyebut infrastruktur multipleksing sudah rampung dan siap dilaksanakan.

Tentu, dampak migrasi tersebut, masyarakat Indonesia yang berada di 56 wilayah layanan siaran, atau 166 kabupaten/kota akan terpaksa beralih ke TV digital untuk menikmati siaran televisi.

“Analog Switch Off Tahap 1 persentase kesiapan infrastruktur multipleksing sudah 100% dan siap dilaksanakan,” ungjap Johnny G Plate belum lama ini.

Berikut 56 wilayah layanan siaran yang harus migrasi ke TV digital untuk tetap menikmati siaran televisi  per 30 April mendatang:

  1. Aceh-1: Kabupaten Aceh Besar, Kota Banda Aceh\
  2. Aceh-2: Kota Sabang
  3. Aceh-4: Kabupaten Pidie, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Pidie Jaya
  4. Aceh-7: Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe
  5. Sumatera Utara-2: Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, Kota Pematangsiantar, Kota Tanjung Balai
  6. Sumatera Utara-5: Kabupaten Dairi, Kabupaten Pakpak Bharat
  7. Sumatera Barat-1: Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kota Pariaman
  8. Riau-1: Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru
  9. Riau-4: Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kota Dumai
  10. Jambi-1: Kabupaten Batanghari, Kabupaten Muaro Jambi, Kota Jambi, Kabupaten Sarolangun
  11. Sumatera Selatan-1: Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Ogan Ilir, Kota Palembang
  12. Bengkulu-1: Kabupaten Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu
  13. Lampung-1: Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pringsewu, Kota Bandar Lampung, Kota Metro
  14. Kepulauan Bangka Belitung-1: Kabupaten Bangka Tengah, Kota Pangkal Pinang
  15. Kepulauan Riau-1: Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kota Batam, Kota Tanjung Pinang
  16. Jawa Barat-2: Kabupaten Garut
  17. Jawa Barat-3: Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kota Cirebon
  18. Jawa Barat-4: Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya
  19. Jawa Barat-7: Kabupaten Cianjur
  20. Jawa Barat-8: Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang
  21. Jawa Tengah-2: Kabupaten Blora
  22. Jawa Tengah-3: Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Pekalongan, Kota Tegal
  23. Jawa Tengah-6: Kabupaten Rembang, Kabupaten Pati, Kabupaten Jepara
  24. Jawa Tengah-7: Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Brebes
  25. Jawa Timur-3: Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep
  26. Jawa Timur-4: Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Bondowoso
  27. Jawa Timur-5: Kabupaten Situbondo
  28. Jawa Timur-6: Kabupaten Banyuwangi
  29. Jawa Timur-10: Kabupaten Pacitan
  30. Banten-1: Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kota Serang
  31. Banten-2: Kabupaten Pandeglang
  32. Bali: Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Bangli, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Buleleng, Kota Denpasar
  33. Nusa Tenggara Barat-1: Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kota Mataram
  34. Nusa Tenggara Timur-1: Kabupaten Kupang, Kota Kupang
  35. Nusa Tenggara Timur-3: Kabupaten Timor Tengah Utara
  36. Nusa Tenggara Timur-4: Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka
  37. Kalimantan Barat-1: Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, Kota Pontianak
  38. Kalimantan Selatan-2: Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Balangan
  39. Kalimantan Selatan-3: Kabupaten Kotabaru
  40. Kalimantan Selatan-4: Kabupaten Tabalong
  41. Kalimantan Tengah-1: Kabupaten Pulang Pisau, Kota Palangkaraya
  42. Kalimantan Timur-1: Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Samarinda, Kota Bontang
  43. Kalimantan Timur-2:Kabupaten Penajam Paser Utara, Kota Balikpapan
  44. Kalimantan Utara-1: Kabupaten Bulungan, Kota Tarakan
  45. Kalimantan Utara-3: Kabupaten Nunukan
  46. Sulawesi Utara-1: Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon
  47. Sulawesi Tengah-1: Kabupaten Sigi, Kota Palu
  48. Sulawesi Selatan-1: Kabupaten Takalar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Kota Makassar
  49. Sulawesi Tenggara-1: Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kota Kendari
  50. Gorontalo-1: Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo Utara, Kota Gorontalo, Kabupaten Boalemo
  51. Sulawesi Barat-1: Kabupaten Mamuju
  52. Maluku-1: Kabupaten Seram Bagian Barat, Kota Ambon
  53. Maluku Utara-1: Kabupaten Halmahera Barat, Kota Ternate
  54. Papua-1: Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kota Jayapura
  55. Papua Barat-1: Kabupaten Sorong, Kota Sorong
  56. Papua Barat-4: Kabupaten Manokwari, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Pegunungan Arfak.

Sekadar diketahui, digitalisasi penyiaran Indonesia ini akan dilakukan ke dalam tiga tahapan, di mana tahapan ASO Tahap 1 dimulai 30 April. Dilanjutkan ASO Tahap 2 pada 25 Agustus dan ASO Tahap 3 pada 2 November.

Implementasi batas waktu penghentian siaran TV analog tersebut sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Reporter: M Arif Alif
Editor:  Sukma Paramita