SimpulRakyat.co.id, Teknologi – Salah satu pabrikan ponsel raksasa asal China kembali mendapat perundungan dari pihak AS karena konflik yang terjadi antara negaranya dengan pihak AS.

Huawei sekarang memang tengah berada pada tengah-tengah konflik antara China dan AS. Dan dari kondisi tersebutlah yang kemudian menjadi salah satu alasan pihak Huawei harus menerapkan siasat bisnis terbaru mereka karena dampak dari adanya konflik tersebut yakni perang dagang.

Kabarnya Huawei juga menjadi salah satu tumbal perang dagang antara AS dan China saat ini.

Lewat direkturnya yang ada di ICT Strategy Huawei Indonesia, yakni Mohammad Rosidi sebelumnya menyebutkan jika Huawei sekarang berada pada tahap dan posisi yang bersifat independen karena adanya kisruh yang terjadi antara kedua negara tersebut.

Untuk itu, pihak Huawei akan terus berfokus dalam mengembangkan teknologi yang lebih bermanfaat lagi.

Huawei sebagai salah satu perusahaan yang sekarang bisnisnya sudah berdiri secara independan mereka juga merupakan perusahaan inovatif yang kiranya sudah berkiprah selama kurang lebih 30 tahun.

Mereka memang punya misi, yakni bagaimana caranya untuk terus memajukan teknologi sehingga nantinya bisa memberikan manfaat bagi para operator dan konsumennya.

Dari pengamatan Rosidi juga disebutkan jika pihak Huawei memang tidak melihat adanya perang dagang dari segi politik, namun Huawei kembali menegaskan jika mereka hanya fokus pada bisnis mereka semata.

Karena seperti yang bisa dilihat dan diperhatikan sebelumnya, bahwa perang dagang antara Amerika dan China ini memang sangat berdampak pada Huawei dimana Donald Trump yang merupakan presiden Amerika telah memasukkan perusahaan ponsel tersebut dalam daftar hitam.

Tetapi, setelah perkembangan waktu terjadi, ternyata Trump kembali sedikit melunak pada pihak Huawei.

Kabarnya dalam waktu dekat disebutkan bahwa pihak Gedung Putih akan segera memberikan kabar terkait dengan kejelasan perusahaan teknologi AS yang memang dari awalnya sudah memasarkan produk Huawei.

Kabarnya dari pihak Trump juga sudah sempat bertemu dengan para pemimpin dari Huawei yakni CEO Cisco, Intel Corp, System Inc, Western Digital Corp dan masih banyak lagi.

Penulis: Ahmad
Editor: Ahmad