GP Ansor Barru Gelar Diklat Terpadu Dasar IV di Tengah Pandemi Covid-19

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Barru – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, menggelar kegiatan Diklat Terpadu Dasar (DTD) IV, Ansor, Banser dan Detasemen Wanita Serbaguna (Denwatser), di gedung MA DDI Takkalasi, Desa Balusu Kecamatan Balusu Kabupaten Barru, Kamis – Minggu (11-13/02/2021).

Hadir pada kegiatan pembukaan DTD, Anre Gurutta sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al ikhlas Addari DDI Takkalasi, Kyai Haji Mansyur Mustafa, Kepolisian, TNI, Perwakilan Kecamatan, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Selatan, Rusdi Idrus, Komandan Wilayah, Andi Abbas Rauf Rani, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Barru, Muhammad Saenal beserta jajaranya, pelatih dan instruktur dari Satuan Koordinasi Wilayah Banser Sulawesi Selatan dan 22 Peserta DTD

Baca Juga

Ketua Panitia A Khaedir Ali mengatakan, kegiatan DTD dilaksanakan dengan memenuhi protokol kesehatan 3 M, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, peserta dibatasi hanya 26 orang sesuai petunjuk Satgas Covid-19 dan rangkaian kegiatan dikurangi waktu pelaksanaan.

“Meski kegiatan DTD digelar di tengah pandemi Covid-19 saat ini, kami berkomitmen bahwa jajaran PC GP Ansor Kabupaten Barru tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana petunjuk dan aturan Pemerintah Daerah Kabupaten Barru. Panitia pelaksana menyediakan fasilitas protokol kesehatan berupa masker, hand sanitizer, tempat cuci tangan dan penyemprotan disinfektan baik secara otomatis maupun manual,” kata A Khaedir.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Muhammad Saenal mengingatkan kepada jajaran serta seluruh peserta agar dapat memahami dengan baik bahwa tujuan keikutsertaan dalam pengkaderan di DTD Ansor Banser ini adalah untuk mengabdi di NU.

Selain itu, lanjut dia, menjaga para ulama-ulama NU dan bangsa ini dari berbagai usaha yang ingin merusak dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa yang selama ini sudah terjalin dengan baik dan kondusif.

“Ansor dan Banser harus bekerjasama menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, selalu melindungi para ulama, menjaga NKRI. Sebagai anggota baru harus memahami tugas Ansor dan Banser sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Organisasi, Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga Ansor,” ujar Saenal.

Kegiatan DTD di Kabupaten Barru ini digelar dengan konsolidasi terkait dengan legalitas izin pelaksanaan kegiatan ini ke pihak BPBD Kabupaten Barru, Pihak BPBD Kabupaten Barru telah melakukan pengawasan dan verifikasi faktual ke lokasi kegiatan bahwa semua syarat dan ketentuan sudah terpenuhi sehingga pelaksanaan kegiatan DTD tersebut secara resmi diizinkan untuk dilaksanakan, namun tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Ketua PW GP Ansor Sulsel, Rusdi Idrus, mengingatkan kepada seluruh pimpinan kedudukan pengurus Ansor dan anggota Banser adalah sebagai anak kandung dari NU dan mengajak untuk bersama-sama dalam menata dan meluruskan niat selama tiga hari mengikuti kegiatan DTD dengan bersungguh-sungguh serta kelak menjadi kader yang memiliki akhlak yang baik dan memiliki SDM yang bagus pula.

Berita Menarik Lainnya