SimpulRakyat.co.id, Jailolo Halmahera Barat – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) masuk cakupan tinggi dengan perekaman KTP terbanyak.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Halbar Andi Pilly saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (07/12/2020) mengatakan, Halbar saat ini yang sudah memiliki KTP atau perekaman sebanyak 98,31 persen, sementara yang belum melakukan perekaman itu hanya 1,69 persen.

“Tersisa 1 persen lebih yang belum perekaman di sisa waktu berapa hari ini kami akan tetap berupaya dan pelayanannya akan dibuka sampai malam, kita juga belum bisa jamin tuntaskan 100 persen, karena kategori yang belum perekaman ini mungkin saja dia berada di luar daerah,” ungkap Kadis Capil kepada wartawan.

Andi Pilly menjelaskan bahwa, Disdukcapil telah terbitkan Surat Keterangan (Suket) sebanyak 3400 untuk wilayah Cantolan Mendagri 60 (Enam Desa, Jailolo Timur).

“Suket yang sudah dikeluarkan langsung diserahkan pada tiap-tiap Desa, karena sesuai Permendagri kalau diluar wilayah itu semuanya harus KTP,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, untuk data dari KPU sebanyak 3500 yang belum melakukan perekaman itu karena dari capil sendiri belum melakuka pembersihan terkait data data yang ganda.

“Jadi versi KPU dengan capil itu berbeda karena versi KPU ini ada nama yang trabel, nik ganda, bahkan ada juga satu orang itu datanya dua, dan finalnya itu hasil dari capil,” ucapnya.

Kadis Capil Halbar ini menyatakan, untuk KPU dan Bawaslu itu hanya bersifat informasi, dan terkait hal ini ia suda sampaikan pada saat rapat bersama KPU, Bawaslu, Kesbangpol dan Kapolres tetkait evaluasi dan persiapan akhir di Hotel Karunia.

“Terkait tanggapan dari Bawaslu kemarin yang belum diberikan itu karena kesibukan saya turun dilapangan, dan saya juga suda sampaikan secara tertulis kepada Bawaslu,” pungkasnya.