Rembuk Stunting, Andi Ilham Zainudin: Mari Ciptakan Generasi Baru yang Lebih Baik

  • Whatsapp
Ketua DPRD Kabupaten Pangkep Andi Ilham Zainudin saat memberikan sambutan pada Rembuk Stunting di Aula Kantor Pelayanan Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep, Sabtu (28/9/2019) kemarin. (Foto: Ismail/SimpulRakyat.co.id)

SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Stunting adalah suatu kondisi yang ditandai ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan umur. Atau mudahnya, stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya.

Untuk mencegah hal itu, Program Nusantara Sehat menggelar Rembuk Stunting yang dihadiri oleh DPRD Pangkep, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Pendamping P3MD, Bhabinkamtibmas dan warga setempat di Aula Kantor Pelayanan Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep, Sabtu (28/9/2019) kemarin.

Baca Juga

“Stunting terjadi pada buah hati, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan ibu-ibu adalah memperbaiki gizi dan kesehatan saat hamil, ini merupakan cara terbaik dalam mengatasi stunting. Tubuh lebih pendek dari orang normal akan diturunkan ke generasi berikutnya. Hal ini disebut dengan siklus kekurangan gizi antar generasi,” ucap moderator yang juga Pendampin Lokal Desa Muhammad Arman saat memberikan pengantar rembuk.

Kepala Desa Mattiro Bulu H Tamsir menyampaikan ungkapan terima kasih kepada warganya yang meluangkan waktunya dengan antusias ikut terlibat dalam pertemuan tersebut.

“Saya selaku pemerintah desa sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat memahami apa itu Stunting dan kami sangat merespon kegiatan ini,” ungkap Tamsir saat membuka acara tersebut.

Dalam kesempatan ini, Camat Liukang Tupabbiring Utara H Haris Dg Mone, mengatakan meskipun hari libur, namun dia bersama sekcam menyempatkan hadir mengikuti kegiatan tersebut, lantaran menurutnya sangat penting untuk masyarakatnya.

Haris Dg Mone juga menyinggung undang-undang yang mengatur tentang pernikahan dini, menurutnya hal itu berkaitan langsung dengan Stunting dan kelangsungan pendidikan anak khususnya di kecamatan Liukang Tupabbiring ini.

“Kami harapkan bapak ibu sekalian, pendidikan anaknya perlu diperhatikan sekarang dengan adanya Program Pendidikan Gratis, mari kita manfaatkan, bukan cuma pendidikan gratis, namun bupati kita memberikan yang namanya beasiswa bagi anak anak yang lanjut kuliah di perguruan tinggi,” paparnya.

Lanjut dikatakan, dengan adanya kegiatan hari ini, ia berharap dapat bermanfaat bagi warga, khususnya  terkait stunting, pernikahan dini dan pentingnya pendidikan bagi anak-anak.

Sementara itu, Pendamping Nusantara Sehat, Takdir memaparkan secara rinci terkait proses terjadinya stunting pada anak-anak, dan cara mencegah penyakit tersebut.

“Ibu hamil agar mengkonsumsi makanan yang bergizi dan rutin memeriksakan kandungan di Puskesmas maupun posyandu, serta pemberian ASI secara eksklusif terhadap bayi dan menjaga kesehatan lingkungan,” imbau Takdir di hadapan peserta rembuk.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pangkep Andi Ilham Zainudin (AIZ) yang menyempatkan hadir dalam kegiatan ini, memberikan masukan kepada masyarakat sehubungan dengan rembuk tersebut.

Dikatakan, kepada para nelayan, harus menciptakan generasi baru yang lebih baik, dengan memperoleh penghasilan yang memenuhi penghidupan yang layak namun tidak membahayakan jiwa.

“Mari sebagai orang pulau, terus berupaya untuk generasi berikutnya semakin baik, kalau ekonomi baik yang namanya stunting kemungkinan besar tidak ada khusus di pulau ini, karena kita mampu memenuhi kubutuhan gizi pada anak dan keluarga,” ujar Andi Ilham.

AIZ juga meminta Kepala Desa Mattiro Bulu untuk bersama-sama pemerintah daerah mengentaskan pengangguran dan meningkatkan perekonomian warga desa melalui konsep pemberdayaan.

“Tabe pak desa, salah satu tujuan dana desa adalah memberdayakan masyarakat, sebisa mungkin tidak ada lagi pengangguran di pulau’ta, gunakan dana tersebut sebagaimana konsep pemberdayaan di masyarakat. Mari gunakan kesempatan sebaik-baiknya untuk perbaikan daerah. Harapan kami kedepan mari kita layani masyarakat dengan baik,” terang Ketua DPRD Pangkep.

Penulis: Ismail K

 

Disarankan Untuk Anda