SimpulRakyat.co.id, Barru – Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) memberikan pelatihan kepada guru UPTD SDN 144 Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, mengenai pemanfaatan media ular tangga edukatif dalam proses pembelajaran.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar.

Pelatihan bertajuk “Pemanfaatan Media Ular Tangga Edukatif sebagai Inovasi Pembelajaran bagi Guru Sekolah Dasar di UPTD SDN 144 Kabupaten Barru” itu dibuka Kepala Pusat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNM, Prof Oslan Jumadi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barru Andi Milawati Abustan.

Program ini diketuai Iyan dengan anggota Dr Abdul Majid. Dalam kegiatan tersebut, para guru mendapatkan pendampingan untuk memanfaatkan permainan ular tangga sebagai media pembelajaran interaktif yang dapat diterapkan pada berbagai mata pelajaran.

Peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai konsep media pembelajaran berbasis permainan, tetapi juga mempelajari teknik merancang ular tangga edukatif yang disesuaikan dengan capaian pembelajaran.

Para guru kemudian mengikuti praktik langsung penggunaan media tersebut dalam proses pembelajaran.

Ketua kegiatan, Iyan, mengatakan media ular tangga edukatif tidak sekadar digunakan sebagai permainan, tetapi dapat menjadi sarana untuk mengembangkan sejumlah kemampuan siswa.

Menurut dia, permainan tersebut dapat digunakan untuk melatih kemampuan berpikir, kerja sama, komunikasi, dan pemecahan masalah.

“Guru perlu terus berinovasi agar pembelajaran mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21,” kata Iyan dalam keterangan tertulisnya ke media ini, Sabtu (29/8/2026).

Sementara itu, anggota tim pelaksana, Dr Abdul Majid, mengatakan kemampuan menggunakan media pembelajaran kreatif merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki guru sekolah dasar.

“Dengan memanfaatkan media sederhana namun edukatif, guru dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik,” ujar Abdul Majid.

Pelatihan tersebut mendapat respons positif dari para guru UPTD SDN 144 Kabupaten Barru. Mereka antusias mengikuti materi dan praktik penggunaan media ular tangga edukatif.

Selain mudah dibuat, media tersebut dinilai ekonomis dan dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan materi pembelajaran di kelas.

Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan semakin terdorong untuk mengembangkan media pembelajaran inovatif yang dapat membuat proses belajar lebih efektif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.

Diketahui, UPTD SDN 144 Barru merupakan sekolah dasar negeri yang berada di Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru. (**)