SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Media massa memiliki peran penting sebagai penyaring informasi guna menangkal hoaks dan disinformasi di tengah derasnya arus informasi digital.
Hal itu disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pangkep, Sakinah Fitrianti, dalam diskusi publik bertajuk Nation Youth Dialogue yang digelar Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, pada Jumat (17/4/2026) lalu.
Menurut Sakinah, keberadaan media yang kredibel menjadi kunci dalam menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.
“Media massa yang kredibel berfungsi sebagai penyaring informasi untuk menangkal hoaks dan disinformasi,” ujarnya.
Dia menjelaskan, di tengah keberagaman suku, budaya, dan latar belakang sosial di Indonesia, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi berpotensi memicu kesalahpahaman hingga konflik horizontal.
Karena itu, lanjut Sakinah, media juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan edukasi kepada publik melalui penyebaran informasi yang akurat serta mengedepankan nilai-nilai kebangsaan.
Tak hanya sebagai penyaring informasi, media juga berperan sebagai ruang dialog publik yang sehat.
“Dengan komunikasi yang terbuka dan berimbang, potensi konflik dapat diminimalisasi,” kata Sakinah.
Dia menambahkan, kolaborasi antara pemuda dan media juga penting dalam memperkuat ekosistem informasi yang sehat, termasuk melalui jurnalisme warga.
“Pemuda bisa menjadi bagian dari penyebar informasi yang benar, bukan justru ikut memperkuat hoaks,” pungkasnya. (**)


Tinggalkan Balasan