SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pangkep tengah mempersiapkan Konferensi Kabupaten (Konferkab) yang rencananya digelar pada April 2025 mendatang.

Kegiatan ini akan menjadi ajang pemilihan Ketua PWI Pangkep periode 2025–2028. Konferkab tersebut dijadwalkan berlangsung setelah pelantikan Bupati Pangkep masa bakti 2025–2030, Muhammad Yusran Lalogau, yang juga dijadwalkan hadir memberikan pengarahan.

Ketua Panitia Pelaksana, H Abdul Kadir Jumado, mengungkapkan agenda tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di kediaman Sekretaris PWI Pangkep, Firdaus A Noor, Sabtu (11/1/2025).

Rapat ini turut dihadiri Plt Ketua PWI Pangkep sekaligus Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sulsel, Ir H Abdul Manaf Rahman, penasehat PWI Bisman, serta sejumlah pengurus lainnya.

Dalam kesempatan itu, Abd Manaf menyampaikan bahwa konferensi kali ini memiliki persyaratan lebih ketat.

“Setiap anggota harus memperbarui kartu keanggotaan PWI-nya, dan hanya anggota yang telah lolos Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang berhak memilih. Sementara, calon Ketua PWI harus minimal memiliki sertifikasi wartawan madya atau UKW Madya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan beberapa ketentuan baru berdasarkan hasil Kongres XXV PWI di Bandung. Salah satunya adalah kewajiban anggota PWI untuk mengikuti UKW sebagai syarat mempertahankan status keanggotaan.

“Jika belum lulus UKW, status anggota biasa dinyatakan gugur, termasuk mereka yang tidak memperpanjang kartu keanggotaan lebih dari setahun,” tegas Abd Manaf.

Sementara itu, Koordinator PWI Pangkep, Aco Marendeng Paranrangi, menekankan pentingnya kualitas SDM calon ketua.

“Idealnya, calon ketua adalah figur wartawan profesional dengan kepribadian yang baik, bukan titipan pihak tertentu. Siapa pun yang terpilih harus memiliki visi untuk membesarkan PWI dengan program-program yang jelas,” tuturnya.

Selain menjadi ajang demokrasi internal, kata Aco, Konferkab ini diharapkan membawa perubahan positif bagi organisasi PWI di Pangkep.

“Ketua terpilih harus mampu membawa PWI menjadi organisasi yang lebih solid dan berkontribusi nyata, baik bagi wartawan maupun masyarakat Pangkep,” pungkas Aco. (*)