SimpulRakyat.co.id, Luwu – Aktivitas yang diduga menjadi arena perjudian sabung ayam di Desa Salu Bua, Kecamatan Suli Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dikeluhkan warga. Masyarakat berharap kepolisian segera memeriksa lokasi tersebut dan mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran hukum.

Keluhan itu disampaikan seorang warga berinisial M, Rabu (21/10/2026). Menurut dia, aktivitas yang diduga disertai praktik perjudian tersebut telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan.

M mengatakan, kegiatan itu biasanya berlangsung setiap Kamis dan Minggu, mulai sekitar pukul 13.00 Wita hingga sore menjelang malam.

“Sudah sekitar empat bulan berlangsung. Biasanya mereka bermain setiap Kamis dan Minggu, mulai sekitar jam satu siang sampai sore,” kata dia.

Menurut sumber, peserta kegiatan tersebut tidak hanya berasal dari wilayah setempat. Sejumlah orang disebut datang dari luar daerah, di antaranya Sidrap, Wajo, Padang Sappa, hingga Belopa.

Dia juga menduga uang yang dipertaruhkan dalam kegiatan tersebut mencapai jutaan rupiah. Dalam beberapa kesempatan, nilai taruhan disebut berkisar antara Rp10 juta hingga Rp15 juta.

“Kalau soal uang taruhan, kadang jumlahnya bisa mencapai Rp10 juta sampai Rp15 juta,” ujarnya.

Selain dugaan perjudian, M mengaku khawatir aktivitas tersebut berpotensi memicu konflik antarpeserta. Ia menceritakan, dalam kegiatan yang berlangsung pada Minggu sebelumnya, sempat terjadi persoalan yang nyaris berujung perkelahian antara seseorang dari Wajo dan seseorang dari Belopa.

Menurut M, kejadian itu menambah kekhawatiran warga terhadap situasi keamanan di sekitar lokasi. Ia berharap aparat berwenang segera melakukan pemeriksaan agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

“Kami berharap polisi segera turun tangan untuk memeriksa dan menutup lokasi itu jika terbukti menjadi tempat perjudian. Jangan sampai dibiarkan terus berlangsung dan akhirnya menimbulkan masalah yang lebih besar,” pungkasnya.

M juga menyebut aktivitas serupa direncanakan kembali berlangsung pada Kamis (22/10/2026). Informasi mengenai rencana tersebut masih perlu diverifikasi.

Warga berharap kepolisian menindaklanjuti laporan dan keluhan tersebut guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban di Kecamatan Suli Barat tetap terjaga.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi informasi tersebut kepada pihak kepolisian dan pemerintah setempat. Dugaan perjudian, nilai taruhan, serta keterangan mengenai potensi konflik dalam berita ini masih berdasarkan penuturan warga dan belum terverifikasi secara independen.