SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Kabar duka sekaligus syukur datang dari perairan Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Kapal penampung ternak Marlina Jaya 02 yang berbasis di Pulau Balo-baloang Lompo, Desa Balo-baloang, dilaporkan karam dan tenggelam di perairan selatan Pulau Banawaya, Desa Sabalana, Senin (14/08/2026).
Kapal berangkat dari Pelabuhan Bima, NTB, pada Jumat (11/9/2026) pukul 21.00 WITA, menuju Jeneponto, Sulawesi Selatan, membawa muatan 60 ekor kerbau.
Pada Sabtu malam berganti Minggu, 13 September 2026 sekira pukul 02.00 WITA, kapal mengalami musibah dan akhirnya tenggelam ke dasar laut. Lokasi kejadian berjarak sekitar 30 mil dari daratan.
Keempat awak kapal sempat dikhawatirkan hilang di tengah samudera. Namun ternyata Allah masih melindungi mereka. Mereka berhasil bertahan hidup di atas gabus penyangga dan ditemukan dalam keadaan selamat.
Penemuan tersebut dilakukan oleh seorang nelayan bernama Pa Rompong, warga Kajang, Kabupaten Bulukumba, yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.
Berikut nama-nama awak yang selamat:
1. H. Armin (39 tahun) — Kapten Kapal
2. Rusmin (41 tahun) — ABK
3. Arlin (21 tahun) — ABK
4. Faril (20 tahun) — ABK
Kini keempat orang tersebut sudah berada di Pulau Matalaang dalam keadaan aman.
Berita ini disampaikan oleh Bang Farel, Ketua BPD Desa Sabalana. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para nelayan yang telah menolong sesama anak bangsa di tengah luasnya samudera. (*)


Tinggalkan Balasan